728x90 AdSpace

6 April 2016

Kuningan: Kota Wisata Alam, Budaya, dan Sejarah

oleh: Tendy Chaskey 
Penulis adalah Orang Kuningan, Alumnus Intercultural Leadership Camp Programme, Victoria University of Wellington, New Zealand. Saat ini tengah menempuh Program Doktoral.

suarakuningan.com - Pariwisata merupakan gejala yang sangat kompleks di dalam masyarakat yang mencakup banyak hal, terutama industri jasa. Pariwisata menawarkan banyak hal menyenangkan seperti tempat peristirahatan, budaya, gejala sosial, keunikan fenomena alam, pelarian psikologis, petualangan menantang, pengalaman baru ataupun hal-hal berbeda lainnya. Pada umumnya, pembentukan pariwisata berasal dari adanya suatu modal dasar atau potensi tertentu di sebuah daerah.

Kabupaten Kuningan merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi besar dalam pengembangan dunia turisme tersebut. Dengan modal geografis, sosial dan kultural khas yang dimiliki, Kuningan dapat menjelma menjadi salah satu destinasi turisme favorit atau corong wisata terkemuka, tidak hanya di area wilayah daerah tingkat III Cirebon saja namun juga di tingkat nasional dan bahkan internasional.

Kabupaten yang terletak di wilayah Priangan Timur ini diwarnai oleh pelbagai potensi wisaya yang menarik, mulai dari wisata keindahan alam, wisata sosial budaya masyarakat, hingga wisata sejarah yang sangat inspiratif dan menggugah rasa nasionalisme sebagai warga negara Indonesia. Tak hanya itu, wisata kuliner dan pusat perbelanjaan pun turut tersedia di pelbagai bagian Kuningan. Jika modal-modal dasar itu dapat dikembangkan dan dilestarikan secara optimal, maka gelombang kunjungan para wisatawan domestik maupun mancanegara tinggal menunggu waktu.

Wisata yang menyajikan panorama dan keindahan alam sebagai daya tariknya, tersebar di banyak wilayah. Mulai dari sang primadona, Taman Nasional Gunung Ciremai, lalu beberapa curug (air terjun) yang indah seperti Curug Puteri, Curug Cilengkrang, dan Curug Walet, hingga beberapa panorama menakjubkan lain seperti hamparan hijau Cadas Gantung serta pemandangan indah dari langit lewat paralayang Citangtu.

Sementara itu, dari wisata sosial dan budaya, kita dapat menyaksikan sejumlah adat dan tradisi yang dapat dikedepankan sebagai kearifan lokal masyarakat Kuningan. Selain upacara Saptonan dan Seren Taun, adapula upacara-upacara lain seperti upacara berbau mistis Cingcowong. Lalu ada pula destinasi unik lainnya, seperti desa budaya di Pasir Agung, Hantara dan desa wisata batu di Cibuntu, Pasawahan.

Sedangkan wisata sejarah dapat dimulai dari peninggalan pelbagai peralatan zaman batu di museum purbakala yang ada di daerah Cigugur. Di sisi timur, ada pula peninggalan bebatuan tua yang terletak di area pegunungan Gunung Tilu. Untuk era yang lebih modern, museum perundingan Linggarjati bisa menjadi tujuan wisata edukatif yang tepat.

Di samping wisata-wisata tersebut, masih banyak potensi lain yang bisa ditelusuri dengan baik dari wilayah yang sangat dekat dengan Cirebon ini. Pemerintah Kabupaten Kuningan sendiri membagi potensi daerahnya menjadi empat bagian, yaitu sumber daya alam, infrastruktur, wisata dan budaya, serta ekonomi dan industri. Keempat aspek tersebut membawahi sejumlah potensi yang tersebar di semua wilayah Kuningan. Dengan keunikan yang dimilikinya masing-masing, potensi-potensi tersebut dapat memberikan banyak kepuasan dan kesenangan tersendiri bagi orang-orang yang hendak mengunjunginya. Selamat berwisata! (Tendy Chaskey)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

1 komentar:

  1. Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai wisata alam.
    Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis mengenai pariwisata yang bisa anda kunjungi di Informasi Seputar pariwisata

    BalasHapus

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Kuningan: Kota Wisata Alam, Budaya, dan Sejarah Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan