728x90 AdSpace

4 Agustus 2018

Setelah Pensiun, Apa Saja yang Dilakukan Mantan Kepala Dinas PUPR, Ir. H. Jajat Sudrajat M. Si.


suarakuningan.com - Memasuki masa pensiun banyak orang yang mengalami post power sindrom bahkan tidak sedikit yang terkena depresi tapi tidak demikian bagi Ir. H. Jajat Sudrajat M. Si., sehari setelah memasuki masa pensiun sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) beliau langsung menyiapkan kegiatan yang berbasis sosial.

Beberapa rekannya yang ada dibeberapa kota besar diajaknya bergabung untuk melakukan aksi sosial yang bergerak di bidang pertanian, perikanan dan peternakan.

Bukan hanya rencana tapi action sudah dilakukan, untuk tahap permulaan sekarang sedang di coba dalam bidang pertanian dimana sedang di coba sistem pola tanam padi baru dengan luas delapan hektar di daerah Kecamatan Selajambe yaitu di Desa Kutawaringin dan Desa Selajambe.

Walau latar belakang pendidikannya bukan bidang tersebut tapi dengan tekad yang kuat serta menggandeng para ahli dibidangnya Insya Allah rencana tersebut akan berjalan sesuai harapan, ujar H. Ajat, mengawali pembicaraan.

Jajat menceritakan, "kita ingin negara kita tidak hanya berketahanan pangan karena itu hanya untuk memenuhi stok pangan yang apabila di dalam negeri menipis maka bisa didatangkan dengan mengimpor, dengan gerakan yang akan saya bangun adalah konsep "Kedaulatan Pangan" dimana petani harus mampu berswasembada pangan terutama beras sehingga kita tidak perlu lagi mendatangkan dari luar negeri, kita benar - benar berdaulat dibidang itu."

"Maka dari itu dirinya menggagas satu kegiatan sosial yang tidak hanya wacana tapi nyata, silahkan nanti semua melihat dan menyaksikan panen perdana hasil dari binaannya kepada petani padi yang akan dilaksanaka pada tanggal 3 September 2018 bertepatan dengan peringatan hari jadi Kuningan ke 520," jelasnya.

Pemerintah Daerah jangan merasa tersaingi dengan perogram yang di gagasnya tapi kalau memang dianggap membantu mari bersama - sama bergandengan tangan mewujudkan perogram tersebut, kedepan Kepala Desa harus mampu memberikan penjelasan tentang usaha tani yang menguntungkan, jadi tidak harus menunggu penyuluh pertanian. 

Lahan pertanian kita sudah rusak akibat pola tanam yang kurang tepat, sawah dan ladang terlalu di exploitasi sehingga untuk mendapatkan hasil yang bagus harus digunakan bahan - bahan yang mengandung kimia akhirnya unsur hara dalam tanah hilang sehingga ketergantungan terhadap jat kimiawi tinggi sekali, sekarang kita balik yang akan digarap terlebih dahulu bagaimana mengembalikan unsur hara dalam tanah agar kembali subur sehingga hasilnya akan alami dan melimpah, itu kita sudah ada ahlinya. Kita bukan hanya memberikan ilmu atau pengetahuan tapi modal dan pemasaran.

Walau sudah pensiun H. Jajat tetap memikirkan Kuningan yang merupakan tanah kelahirannya, ketika ditemui @mang sukun di rumahnya, Kamis (2/8) Mantan Kadis Nakertransos tersebut memperlihatkan Whatts Ap nya dimana disitu telah ada percakapan antara dirinya dengan pihak Kementrian PUPR, saya terus melakukan lobi -  lobi terutama menyangkut anggaran untuk proyek - proyek yang sudah di gagasnya sebab kalau dibiarkan takut nanti pekerjaannya mangkrak.

Walau saya sudah pensiun tapi sekemampuannya akan tetap membangun Kuningan, saya ingin peroyek yang sudah di gagasnya seperti jalan Cipasung - Mandapa Jaya tembus Kabupaten Cilacap bisa terwujud sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat. Tidak ada kata pensiun bagi saya, sebab pensiun itu hanya pengurangan pendapatan dari sektor gaji tapi pengabdian harus tetap berlanjut, pungkas Kadis yang terkenal dekat dengan masyarakat pedesaan.(Jon's)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Setelah Pensiun, Apa Saja yang Dilakukan Mantan Kepala Dinas PUPR, Ir. H. Jajat Sudrajat M. Si. Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan