728x90 AdSpace

26 November 2018

Hari Guru di SMAN 1 Garawangi



suarakuningan.com - Pelaksanaan upacara bendera Senin, 26/11 di  SMAN 1 Garawangi berbeda. Petugas upacara dan paduan suara dilaksanakan oleh guru sedangkan pengurus OSIS menempati tempat yang biasa guru mengikuti upacara. 

Hal itu dilakukan karena sehari sebelumnya, 25/11 merupakan Hari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Kejutan berlanjut setelah upacara bendera selesai. Fitri Regina, juara 1 baca puisi pada kegiatan November Aksi yang dilaksanakan 11 November lalu  membacakan puisi berjudul "Hilangkan Perbedaan Tumbuhkan Persatuan" yang berisi tentang   perjuangan guru dalam mendidik siswa karya Ririn Rihardini  kelas XII IPS 3 sebagai juara 1 lomba cipta puisi pada kegiatan yang sama. 

Selesai Fitri membaca puisi, ketua OSIS, Fauji Islami Phasya  menyerahkan buket bunga kepada kepala sekolah, Drs. H. Rukadi, M.Pd.  Kue tart diserahkan wakil ketua OSIS, Rizki Herzando Pratama kepada Wakasek Bidang Kehumasan, Aam Amaliyanti, M.Pd.   Para  KM menyerahkan sekuntum bunga mawar merah jambu kepada wali kelas masing-masing. Tak ketinggalan para ketua ekstrakurikuler dan pengurus osis  menyerahkan ke guru yang lain dan tenaga kependidikan. 

Menurut Fauji  pemberian bunga kepada pendidik dan tenaga kependidikan adalah salah satu bentuk rasa hormat  siswa kepada guru. "Bunga mempunyai simbol kesetiaan, kasih sayang, dan  penghargaan kepada orang yang dikagumi. Kami belajar  mencintai dan menghargai guru-guru kami", ujarnya.

Sebagai guru, Aam merasa sangat terkesan, bahwa para siswa begitu peduli dengan hari ulang tahun gurunya. "Kejutan ucapan selamat, pemberian setangkai mawar dan kue adalah gambaran kecintaan  siswa terhadap gurunya. Ternyata nilai-nilai keluhuran budi masih tertanam dalam diri anak didik zaman now", paparnya. 

Bukan hanya Aam yang terkesan dengan kejutan dari siswa. Kepala Sub Bagian Urusan Kepegawaian, Koko Kamaludin, S.Pd. juga merasa tersanjung atas pemberian sekuntum bunga untuk tenaga kependidikan. 

Lebih lanjut Aam berharap agar siswa tetap berusaha menjadi yang terbaik karena peran guru di masa depan akan digantikan oleh generasi sekarang. Berusahalah untuk belajar bisa digugu dan ditiru agar dapat lebih memahami dan menghargai guru di masa kini.

Di akhir wawancara, Aam mengajak guru untuk  instropeksi diri. "Marilah kita  sama-sama bercermin, sudahkah kita benar-benar menjalankan peran kita sebagai  guru? Ataukah baru sekedar menjalani pekerjaan sebagai guru?" tutupnya. (Yuniawati)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Hari Guru di SMAN 1 Garawangi Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan