728x90 AdSpace

4 Februari 2019

Pembekalan Akhir Sekolah di SMAN 1 Garawangi



suarakuningan.com - Salah satu program Bimbingan Konseling SMAN 1 Garawangi tahun pelajaran 2018/2019 adalah menyelenggarakan pembekalan akhir sekolah pada Senin, 4/2. 

Tujuan kegiatan pembekalan menurut salah satu guru BK, Hj. Wiwin Winarsih, S.Pd. adalah pertama agar siswa memilki gambaran karier di masa datang. Kedua, mendapatkan informasi pekerjaan, cara dan syarat apa yang harus disiapkan. Ketiga, mendapatkan informasi peluang usaha. Keempat, mempunyai motivasi dan rasa percaya diri.

Kegiatan dengan tema persiapan siswa kelas xii menuju dunia kerja, wirausaha, dan jenjang pernikahan dibuka oleh  Drs. H. Rukadi, M.Pd. selaku kepala sekolah. Dalam sambutannya, Rukadi berpesan agar kegiatan ini diikuti dengan serius sebagai bekal di masa depan.  Laki-laki sebagai tulang punggung keluarga dan perempuan sebagai penjaga keluarga. 

Peserta diberi 2 pembekalan. Pertama, dari Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Kuningan yang mempunyai visi menyiapkan tenaga kerja terampil dan membangun masyarakat Kabupaten Kuningan yang mandiri. Peserta pelatihan di BLK selain mendapatkan pelatihan selama satu tahun dengan fasilitas tanpa bayar biaya pelatihan,  seragam, uang saku, dan peralatan untuk latihan. Mereka juga ditawarkan peluang kerja dan  memilih keterampilan yang diminati seperti  tata rias, tata boga, menjahit, otomotif, dan komputer.

"BLK tidak menerima orang yang masuk dengan tujuan main-main", tegas Dadang Saeful Hamdani, S.E. sebagai pemateri.

Pembekalan kedua dengan materi inspirasi usaha dan sukses merintis usaha oleh H. Tatang sebagai alumnus SMAN 1 Garawangi tahun 1992 dan pemilik Perusahaan Hisana Fried Chiken (HFC).  Nama perusahaan yang diambil dari nama anak keduanya  Hisana Zahra berdiri  pada 16 September  2006. Kini mempunyai 950 cabang  di berbagai kota di Indonesia dan 2500 karyawan.

Menurut H.Tatang, sukses tidak bisa diraih dengan tiba-tiba tetapi melalui proses. Salah satu kunci kesuksesan adalah memiliki sikap jujur dan selalu berpikir positif. Jika menghadapi fitnah maka sikapi dengan sikap husnudzon dan mengambil hikmah dari setiap masalah.

Menurut Herni, salah satu peserta pembekalan mengatakan bahwa dia sangat termotivasi untuk bisa seperti mereka yang sukses. Belajar bangkit dari kegagalan dan membekali diri dengan kemampuan keterampilan untuk masa depan.

Hal itu senada dengan yang dikatakan Eni Nuraeni. "Jika kita tidak mampu secara ekonomi melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Kita harus mempersiapkan diri kita dengan meningkatkan keterampilan", ujarnya.(Yuniawati/Sindi Aprilia/red)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Pembekalan Akhir Sekolah di SMAN 1 Garawangi Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan