728x90 AdSpace

26 Februari 2019

Puisi: Darma dan Catatan dibalik Senja



Kau tahu tentang samudra
Itu adalah salah satu bukti
Bahwa bumi itu bulat
Jika kamu
Berjalan mengikutinya
Tanpa arah tujuan
Pasti akan kembali lagi
Pada titik awal
Dimana kamu mengawali dan disana
Pula kamu mengakhirinya.


Begitu juga dengan diriku
Meski diriku sempat
Menjauh darimu
Berjalan tanpa arah
Pada lorong-lorong resah
Tapi tetap saja
Aku dipertemukan kembali
Pada tempat; dimana aku
Mengawali semua cerita
Dengan mu, Darma.
Hanya untuk menuntaskan rindu
Bersama senja yang tak lama. 


Dan, akhirnya aku sadar
Bahwa aku tidak bisa melupakanmu
Tidak bisa pergi jauh-jauh darimu
Meskipun kita tak saling menatap
Tapi kita masih satu atap
Karena kita masih hidup dalam
Satu tempat, yaitu bumi.

Dan satu hal lagi;
Alasan aku pergi jauh
Aku hanya ingin melupakanmu
Ternyata itu tidak bisa
Bahwa sesuatu yang dipaksakan itu tidak baik
Dan pada akhirnya aku pun tersiksa oleh rasa ini
Hanya bisa menangis, saat aku berniat
Melupakanmu

Ketika gerimis airmata bermusim
Berlarut-larut dalam kesunyian
Aku hanya ingin berteduh pada hati
Yang tenang, dan itu hatimu.

Pada akhirnya aku mengerti
Sehebat apapun cara melupakan
Itu tak akan pernah berhasil aku rasakan,
Pasti kita akan dipertemukan kembali
Karena kita masih satu atap hanya tak saling menatap
Entah itu sebagai teman, sahabat
Atau mungkin, kita mengulang kembali
Pada rasa yang telah tiada.

Tidak ada yang tidak mungkin
di dunia
Hati dapat merasakan hal-hal yang baik
Otak akan mengingat masa-masa bahagia

Dan itu kamu, bersama kamu.










Penulis: Yazi tarina
IG: yazitarina
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Puisi: Darma dan Catatan dibalik Senja Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan