728x90 AdSpace

26 Februari 2019

Sajak: Surat Untuk Srikandi

Dear, srikandi dalam mimpi

kukirimkan untukmu sepucuk surat keresahan dariku. srikandi aku ingin bercerita bagaimana aku muak dengan keadaan ini, aku diantara burung-burung gagak pembawa kabar kematian yang membuatku takut untuk memejamkan mataku, burung merpati pembawa surat cinta dari para tuan telah dimanipulasi menjadi surat kebencian. Srikandi dulu para nabi menghancurkan berhala yang menjadi simbol penyekutuan tuhan, berhala sudah hancur namun mereka kembali dengan wujud yang lebih menyesatkan daripada berhala hubal ataupun latta, berhala itu aku sebut kebenaran subjektif, pengagungan atas kebenaran subjektif yang membuat manusia membunuh manusia lainya, bukankah itu menakutkan? Srikandi, dunia menjadi tempat yang menakutkan bagi yang lemah dan minoritas, bagaimana kaum rohingya dibunuh dengan dalih bukan kaum pribumi, kaum tionghoa dibantai karena hal yang sama, atau bahkan orang yang tak seagama dibunuh karakternya, pemandangan yang menjijikan.  Srikandi apakah kau tidur dengan nyenyak? Mataku terpejam tapi aku terjaga, lagi-lagi aku dipaksa melihat realitas. Tapi srikandi aku merindumu, aku merindukan perempuan sekuat dirimu, cantik dan cerdas bagaikan kartini, suaramu selalu terngiang, tawamu begitu indah sampai aku meleleh dibuatnya, ahh sudah itu hanya bentuk pengagumanku terhadapmu.









Srikandi kututup surat ini semoga jketika engkau membaca dengan resah agar engkau memahami apa yang aku resahkan. Srikandi aku merindukanmu dalam mimpiku, kelak aku ingin tidur dan berharap kita bertemu disuatu tempat yang sunyi agar kita dapat dengan riang bercerita tanpa orang yang mengganggu. Srikandi aku tunggu engkau dalam mimpiku.

Salam rindu dariku

~ Faturr .~
Ig : fauzi_faturr
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Sajak: Surat Untuk Srikandi Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan