728x90 AdSpace

13 Februari 2019

STIKKU Resmi Buka Program Magister Program Kesehatan Masyarakat



suarakuningan.com - Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan (STIKKU) resmi membuka Program Magister (S-2) Program Kesehatan Masyarakat. Surat Keputusan (SK) Izin pembukaan program tersebut diserahkan langsung Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) IV Jawa Barat, di Kadugede, Rabu (13/2)

SK Kemenristekdikti Nomor 24/KPT/I/2019 yang diserahkan langsung Ketua LLDIKTI, Prof. Dr. H. Uman Suherman itu diterima Ketua Yayasan Pendidikan Bhakti Husada Kuningan, Prof. Dr. Hj. Dewi Lailatul Badriyah didampingi Ketua STIKKU, Abdal Rohim. Hadir menyaksikan penerimaan SK tersebut seluruh unsur yayasan dan civitas akademika STIKKU.

Abdal Rohim menerangkan, program yang akan melahirkan para Magister Kesehatan Masyarakat itu akan dimulai semester ganjil 2019-2020 mulai September yang akan datang. Menurutnya, kesiapan SDM dan sarana untuk menyambut mahasiswa pascasarjana edisi perdana sudah disiapkan matang, sehingga untuk pelaksanaannya dipastikan lancar dan optimal.

“Konsentrasi atau peminatannya adalah Manajemen Pelayanan Kesehatan dengan gelar akademik M.KM. S-2 kami ini memiliki keunggulan yang tidak dimiliki program pasca yang lain di Bandung dan Jakarta, karena arahnya pada kesehatan wilayah perdesaan yang bersinggungan langusng dengan perkotaan,” kata Abdal didampingi, Cecep Heriana selaku wakilnya di bidang akademik.

Menurutnya, bahan diskursus mengenai kesehatan wilayah perdesaan yang berisnggungan langsung dengan perkotaan dinilai akan lebih menyeluruh karena selain memperdalam wacana keilmuan secara teoritis di bidang kesehatan masyarakat, juga akan mendapat wacana-wacana atau temuan baru yang pendekatannya lebih kepada kultur social dan budaya yang ada di desa-desa.

“Kesehatan wilayah pedesaan ini holistik, masalah penyakit tidak menular, penyakit menular, dan lain sejenisnya ada dan terjadi di masyarakat. Jadi masalah kesehatan di desa sudah lengkap untuk bahan temuan dan analisa para mahasiswa,” tuturnya.

Guna menunjang arah kebijakannya itu, kurikulum yang digunakan lebih mengarah pada 80% teori dan 20% penelitian atau praktek lapangan. Ada dua mata kuliah yang menuntut mahasiswa turun ke lapangan, mengasesmen kebutuhan, masalah, dan meneliti hal-hal lainnya. Dari dua mata kuliah itu bisa menggugah analisa mahasiswa yang kemudian bisa berinovasi mengenai masalah yang terjadi.

“Kami berupaya menjawab tuntutan revolusi industry 4.0. Bagaimana menggabungkan konsep inovasi dan teknologi dengan tetap menjunjung tinggi budaya dan humanisme,” katanya.

Ketua YPBH Kuningan, Prof. Dr. Hj. Dewi Lailatul Badriyah menyambut baik turunnya SK Izin pembukaan program magister tersebut. Dia menegaskan pembukaan program S-2 itu tidak serta merta melainkan hasil pemikiran matang dan proses panjang serta penyesuaian dengan beberapa univeristas yang terakreditasi A seperti UHAMKA dan Universitas Indonesia (UI).

“Kami tidak mau melayani masyarakat secara asal. Kami ingin mencetak lulusan M.KM yang sama atau sederajat dengan Uhamka dan UI. Bahkan lebih dari itu,” tuturnya.(Alan Suwgiri/STIKKU/Rilis/red)

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: STIKKU Resmi Buka Program Magister Program Kesehatan Masyarakat Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan