728x90 AdSpace

17 Februari 2019

Wakapolres Apresiasi Seminar GTP




suarakuningan.com - Menyikapi kasus video mesum yang beredar di Kabupaten Kuningan dengan pelaku pelajar SMP, Generasi Tanpa Pacaran (GTP) mengambil langkah dengan menyelenggarakan pembinaan terkait bahaya dan dampak negatif pacaran bagi pelajar. Acara yang mengusung tema "Halalkan atau Tinggalkan" tersebut hadir Wakapolres Kuningan, Kompol Agus Syafrudin sebagai narasumber.

Hadir pula Bupati Kuningan yang diwakili Kabag Kesra Toni Kusumanto, Pembina sekaligus penasehat hukum GTP Dadan Somantri, Pembina Akhwat Ade Siti Khotimah, Pembin Ikhwan Amar Thohir, dan Imam Moh Fauzi sebagai narasumber kedua.

Acara yang diselenggarakan di Masjid Syi'arul Islam, Ahad (17/02), dihadiri 200 orang lebih peserta dari total 567 orang anggota yang terdiri dari laki-laki dan perempuan yang kebanyakan adalah para remaja dari kalangan pelajar.

Amar Thohir mengungkapkan bahwa, sebelum mencuatnya kasus video mesum pelajar SMP tersebut, GTP pun telah melakukan berbagai aksi yang salah satunya adalah melakukan dakwah langsung kepada mereka yang sedang berpacaran di pelataran masjid Syi'arul Islam.

"Bisa dibayangkan, apabila di Rumah Allah yang dianggap suci saja mereka terang-terangan tanpa malu melakukan perbuatan kotor, apalagi di tempat tersembunyi. Yang kemarin terbongkar melalui video baru satu, tidak menutup kemungkinan ada banyak pasangan remaja yang melakukan hal yang sama namun tidak terekspose," ungkap Amar.

Amar melanjutkan, perbuatan yang dilakukan oleh pasangan remaja yang sedang berduaan dipelataran Masjid tersebut tidak hanya duduk berbincang-bincang, namun banyak yang melakukan adegan mesra seperti berpegangan tangan, rangkulan, bahkan bersandar mesra dibahu pasangannya.

"Bayangkan, jika ditempat umum terbuka ditempat suci yang banyak dilihat orang saja berani melakukan hal-hal seperti itu, apalagi kalau sedang berduaan ditempat sepi yang tak terlihat orang," lanjut Amar.

Untuk itu, Amar menuturkan bahwa GTP tidak akan berhenti sampai disini. Kedepan akan terus membuat program-program terkait pencegahan bahaya dan dampak negatif pacaran demi menyelamatkan masa depan generasi muda bangsa dari kehancuran akibat pacaran.

Salah satu program yang akan dilakukan adalah Road Show ke sekolah-sekolah untuk mensosialisasikan bahaya dan dampak negatif pacaran di kalangan para pelajar.

"Kami berharap kerjasama yang baik dari dinas pendidikan maupun pihak sekolah, agar dengan sinergitas yang terbangun dengan baik dapat menjadi jalan untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya pacaran," lanjutnya.

Sementara itu, Wakapolres Kuningan merasa bangga dan mengapresiasi adanya GTP. Menurutnya, jarang sekali anak muda saat ini  yang memiliki prinsip seperti para anggota GTP. Dijamin era tekhnologi informasi yang berkembang pesat ini, banyak pengaruh buruk dari luar yang membuat pacaran dianggap hal biasa dan lumrah.

"Dalam ajaran Islam, pacaran yang dilakukan sebelum menikah hukumnya adalah haram.  Jadi apapun dan bagaimanapun cara pacaran yang dilakukan tetaplah haram," tegas Agus.(GTP/red)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Wakapolres Apresiasi Seminar GTP Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan