Suarakuningan (SK).-
Aroma prestasi kembali mengudara dari Pondok Pesantren Bumi Santri Arrumi [BSA]. Sebanyak 11 santri terbaik BSA sukses menuntaskan jenjang FHQ Internasional dan diwisuda secara resmi di Gedung DPRD Jawa Barat, Jumat, 25 April 2026.
Ini bukan sekadar seremoni. Keikutsertaan BSA di FHQ Internasional adalah penegasan kelas. Di tengah ketatnya standar global, 11 duta BSA membuktikan bahwa pembinaan tahfiz di Bumi Santri Arrumi tidak main-main: terukur, terstruktur, dan berkelas dunia.
Standar Global, Mental Jawara
Sebelum berdiri di panggung wisuda, para santri terlebih dahulu ditempa dalam sidang munaqosah selama sepekan penuh. Bukan ujian biasa. Di sini, setiap ayat diuji. Setiap tajwid ditimbang. Setiap mental digembleng. Hanya mereka yang benar-benar siap — hafalan kuat, bacaan tepat, adab terjaga — yang berhak menyandang gelar lulusan FHQ Internasional.
Bagi BSA, FHQ Internasional bukan soal mencetak penghafal terbanyak. Ini tentang legacy: melahirkan generasi Qur’ani berstandar global yang hafalannya hidup, akhlaknya nyata, dan kontribusinya terasa.
Dari BSA, Untuk Dunia
Pimpinan Pondok Pesantren Bumi Santri Arrumi menegaskan, capaian ini adalah buah dari grand design pembinaan yang konsisten. “Di BSA, tahfiz bukan program sampingan. Ini adalah marwah. Kami mendidik santri bukan hanya untuk wisuda, tapi untuk menjadi cahaya di tengah umat,” ujarnya.
Wisuda ini sekaligus menjadi bukti bahwa BSA terus melaju sebagai The Home of Global Huffaz. Sebuah ekosistem pendidikan yang memadukan kedalaman ruhiyah, ketajaman intelektual, dan kesiapan global. Dari pelosok pesantren, BSA melahirkan duta-duta Al-Qur’an yang siap berdiri sejajar di panggung dunia.
Bumi Santri Arrumi: Mencetak Penghafal Al-Qur’an Berkelas Dunia, Berkarakter Langit, dan Siap Mengabdi untuk Bumi.***
0 comments:
Posting Komentar
Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.