728x90 AdSpace

5 Januari 2019

Menghadapi Kritik Melalui Media Sosial

Tulisan Berseri : Bumbu Hidup (1)

oleh Ika Candra @Naymahaq. DPP PDRI.Psikologi Pendidikan.

suarakuningan.com - Kehidupan yang baik sejatinya memiliki nilai sosial yang tinggi dan nilai agama yang dalam sehingga figure yang bijaksana bukan hanya slogan sesaat namun menjadi karakter kuat seseorang menjalani kehidupan 

Berkehidupan dan bermasyarakat dengan corak dan tradisi yang beragam membuat kita sebagai makhluk sosial harus pintar  beradaptasi. Mengutip dari pendapat charles darwin” bahwa  Bukan yang paling kuat yang bisa bertahan hidup, bukan juga yang paling pintar. Yang paling bisa bertahan hidup adalah yang paling bisa beradaptasi dengan perubahan”. 

Masyarakat milenial yang memiliki siklus kehidupan digital dimana peranan media sosial dan teknologi modern menjadi motor penggerak perubahan mengubah pandangan seseorang semakin dinamis. Dalam hitungan detik tiga milliar orang, sekitar 40% populasi dunia, menggunakan media sosial sedangkan menurut hasil riset setiap masyarakat milenial menghabiskan rata-rata dua jam setiap hari untuk membagikan, menyukai, menulis cuitan dan memperbaharui berita melalui timeline

Artinya sekitar setengah juta cuitan dan foto Snapchat dibagikan setiap menit bisa kita simpulkan perubahan pandangan semakin dinamis sehingga semakin seringnya seseorang memperbaharui ilmunya melalui media sosial maka semakin seringnya ia berinteraksi dengan media sosial.

Eksistensi seseorang dari media sosial bisa dilihat dari banyaknya follower, update status, like and share sehingga  banyaknya status yang kita perbaharui meningkatkan minat baca follower yang membuat  lebar juga kontraversi pihak pihak yang pro dan kontra dengan hasil pemikiran kita. Menghadapi kontraversi bahkan cenderung kritik pedas di media sosial hampir sama dengan menghadapi kritik di kehidupan nyata. “ legowo” adalah cara aman menghindari kritik semakin tajam. Semua masukan bahkan kritik yang tajam tidak semuanya baik  dan tidak juga tidak baik tugas selanjutnya adalah memilah dan memutuskan masukan, saran atau kritik mana yang membuat kita semakin maju dan menyingkirkan jauh jauh kritik, masukan dan saran yang justru membuat kita semakin terpuruk.

Menghadapi kritik pedas tidak selama bisa kita hadapi dengan sikap “legowo” ketika psikis kita tidak siap menerima masukan yang tajam justru saran dan masukan tersebut membuat kita semakin terpuruk dan tenggelam dalam masalah besar. Karena ujung dari penerimaan yang kurang baik dari saran dan kritik tajam adalah permusuhan, ketidaksepahaman atau justru perperangan. 

Berikut adalah cara menghadapi kritik baik melalui media sosial maupun kehidupan nyata
1.    Dengar
Dengarkan sampai selesai semua masukan, saran dan kritik dan cari masalah utama yang mengganggunya sehingga kita akan fokus menyelesaikan masalah utama yang mengganggu orang tersebut. 

2.    Atur emosi
Jangan mendebat, membela diri atau justru menyerang langsung masukannya bersikaplah tenang karena kritik bukan hanya benar atau salah terkadang isinya pendapat antara suka atau tidak suka seseorang terhadap kita. 

3.    Tetap positif
Ada halnya kritik disampaikan dengan cara yang tidak lazim. Dengan nada mengancam atau menggunakan bahasa yang kasar. Tetaplah fokus terhadap pesan positif yang diberikan orang tersebut. Pesan positif itulah yang membuat kita bisa bersikap lebih baik dan terhindar dari masalah

4.    Fokus solusiSetiap krikik atau saran yang disampaikan orang lain adalah harapan untuk melakukan tindakan maka berikanlah penawaran bagaimana baiknya kita bertindak sehingga solusi yang kita tawarkan akan menyelesaikan permasalahan

5.    Meminta maaf
Tetap bersikap baik dan mengucapkan minta maaf terhadap ketidaknyamanan mereka terhadap tindakan kita. Walau kita tidak salah sekalipun jangan gengsi untuk mengucapkan terimakasih telah memberi masukan untuk perbaikan.***
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Menghadapi Kritik Melalui Media Sosial Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan