Iklan Google 728

7 Mei 2019

“Pejuang Tanpa Nama"



Puisi

Andai bulan dan bintang di cakrawala itu bisa bicara, mereka akan melaknat kepada manusia yang merajalela korupsi. Tapi cakrawala itu hanya diam membiarkan mereka termangu dalam kelesuan..

dikala rindu merekah meletup letup mengenang kenangan lama.. angin memberi berita sedih..
Indonesia merdeka dengan darah, pikiran bahkan nyawa.  Mereka yang gigih berjuang dengan takbir, kekompakan dan kebersamaan..

Akal tak bisa menjangkau semua itu, mereka membawa bambu runcing melawan tank tank canggih. Tapi mereka sanggup kalahkan penjajah.. merekalah pahlawan tanpa nama... entah siapa dan dimana.. kemerdekaan adalah kado terindah perjuangan..

Tapi mengapa penerus penerus bangsa serakah demi kekuasaan.. serakah demi golongan.. dan serakah demi isi perut..

korupsi.. kolusi... merajalela.. mendarah daging, seakan mereka tak pernah tahu bahwa akan ada hari pembalasan.. mereka tak pernah tahu akan ada pidana siksa api neraka...

Mari kepada generasi muda sekarang.. jadilah pahlawan tanpa nama untuk terus membangun bangsa.

Dalam hening malam ini ku ketikan jemari sebagai ungkapan kekecewaan.. bahwa manusia jujur dan amanah tinggal nama..

Jangan pernah jadi benalu di bangsa sendiri.. jadilah padi yang makin berisi makin menunduk..

Semoga kedepannya bangsa ini gemah ripah loh jinawi.. baldatun toyibatun warrobun ghofur...

Selamat menjalankan ibadah puasa....


karya kang Dira(yanto)
Penulis adalah warga Walahar Cageur Kecamatan Lebakwangi


  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: “Pejuang Tanpa Nama" Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan