Hot News
27 Juli 2026

Sinergi UIN SGD Bandung dan Pemkab Kuningan Wujudkan Pengabdian Masyarakat Berbasis Sisdamas Melalui KKN Organisasi Daerah Kamuning 2026



Kuningan, Juli 2026 – Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung secara resmi menyerahkan 45 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Orda Mitra Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan Tahun 2026 kepada Pemerintah Desa Sagarahiang, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan. Penyerahan tersebut ditandai dengan penyematan lanyard dan vest KKN kepada perwakilan mahasiswa sebagai simbol dimulainya pelaksanaan KKN selama 36 hari. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara sebagai bentuk komitmen antara UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan Pemerintah Desa Sagarahiang dalam mendukung pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dengan basis sistem pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan pembukaan dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Kuningan, Pemerintah Kecamatan Darma, Pemerintah Desa Sagarahiang, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), tokoh masyarakat, serta seluruh mahasiswa peserta KKN Orda Mitra Pemda Kabupaten Kuningan Tahun 2026.
Kegiatan ini diawali oleh laporan koordinator desa Muhammad Fadil dalam laporan nya beliau menyampaikan Sebanyak 45 mahasiswa peserta KKN berasal dari berbagai fakultas dan disiplin ilmu di lingkungan UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Dengan latar belakang keilmuan yang beragam, mahasiswa diharapkan mampu menyusun dan melaksanakan berbagai program pengabdian serta pemberdayaan masyarakat yang disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi Desa Sagarahiang.
Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi awal yang disampaikan oleh Ketua Umum Organisasi Daerah KAMUNING selaku penanggung jawab KKN Orda 2026. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa program Kuliah Kerja Nyata (KKN) telah diresmikan sejak tahun akademik 1971/1972 oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Berdasarkan data terbaru, terdapat sekitar 4.416 perguruan tinggi di Indonesia. Dengan jumlah perguruan tinggi yang begitu banyak, seharusnya pelaksanaan KKN mampu memberikan dampak yang signifikan terhadap pembangunan desa di Indonesia. Namun, pada kenyataannya, berbagai gagasan, ide, serta program yang telah dilaksanakan sering kali tidak berkelanjutan dan menghilang setelah mahasiswa peserta KKN meninggalkan desa karena belum sepenuhnya disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat dan minimnya keterlibatan warga dalam proses pelaksanaannya.
Oleh karena itu, UIN Sunan Gunung Djati Bandung menerapkan pendekatan Sistem Pemberdayaan Masyarakat (SISDAMAS) dalam pelaksanaan KKN selama kurang lebih 40 hari. Metode ini terdiri atas empat siklus, yaitu sosialisasi awal, rembug warga, dan refleksi sosial; pemetaan sosial dan pengorganisasian masyarakat; perencanaan partisipatif dan sinergi program; serta pelaksanaan program, monitoring, dan evaluasi, tuturnya.
Dalam sambutannya, Dr. H. Rohmanur Aziz, S.Sos.I., M.Ag. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Sagarahiang atas kesediaannya menerima mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, program KKN merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan sekaligus belajar secara langsung bersama masyarakat. Ia menambahkan bahwa kemampuan beradaptasi, membangun komunikasi yang baik, serta menghormati nilai-nilai sosial dan budaya masyarakat menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan KKN. Selain itu, ia mengingatkan bahwa masyarakat memiliki peran penting dalam proses penilaian mahasiswa karena tanggapan dan evaluasi masyarakat menjadi salah satu indikator keberhasilan selama menjalankan pengabdian.
Sementara itu, Airka, S.E., M.M. selaku Kepala Desa Sagarahiang menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa KKN dan mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Desa Sagarahiang sebagai lokasi pelaksanaan program. Ia mengajak mahasiswa untuk senantiasa menjaga nama baik almamater, menghormati adat istiadat setempat, serta membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat selama melaksanakan pengabdian. Menurutnya, sikap tersebut merupakan fondasi penting dalam membangun kepercayaan masyarakat sekaligus mendukung keberhasilan program KKN. Ia juga berharap kehadiran mahasiswa mampu memberikan kontribusi nyata melalui berbagai program yang bermanfaat serta memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa.
Mewakili Bupati Kuningan, Drs. H. Deniawan, M.Si. selaku Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Kuningan menyampaikan apresiasi kepada UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Orda Kuningan, Dosen Pembimbing Lapangan, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi sehingga pelaksanaan KKN Orda Mitra Pemda Kabupaten Kuningan Tahun 2026 dapat terlaksana dengan baik. Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat merupakan elemen penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari capaian pembangunan fisik maupun statistik, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan inovasi dan pemberdayaan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Oleh karena itu, kehadiran mahasiswa KKN diharapkan mampu menjadi jembatan antara ilmu pengetahuan yang diperoleh di perguruan tinggi dengan kebutuhan nyata masyarakat di desa. Ia juga menekankan bahwa KKN merupakan ruang kolaborasi antara dunia akademik dan kehidupan bermasyarakat sehingga teori yang dipelajari di kampus dapat diimplementasikan menjadi solusi yang relevan dan berdampak. Selain itu, mahasiswa diharapkan lebih banyak mendengarkan aspirasi masyarakat, memahami kebutuhan warga, menjunjung tinggi etika, serta menghormati adat istiadat setempat. Menurutnya, keberhasilan KKN tidak hanya diukur dari banyaknya program yang dilaksanakan, tetapi juga dari manfaat yang tetap dirasakan masyarakat setelah kegiatan berakhir.
Melalui KKN Orda Mitra Pemda Kabupaten Kuningan Tahun 2026, UIN Sunan Gunung Djati Bandung bersama Pemerintah Kabupaten Kuningan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan mampu melahirkan program-program pemberdayaan yang berkelanjutan, memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat, serta menjadi wahana pembelajaran yang bermakna bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan di tengah kehidupan masyarakat.
Tentang KKN Orda Mitra Pemda Kabupaten Kuningan
KKN Orda Mitra Pemda Kabupaten Kuningan merupakan program pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan oleh UIN Sunan Gunung Djati Bandung bekerja sama dengan organisasi daerah keluarga mahasiswa kuningan (KAMUNING) sebagai jembatan antara kampus dengan pemerintahan kabupaten kuningan. Melalui kolaborasi tersebut, program KKN diharapkan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah.
Next
This is the most recent post.
Posting Lama
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

1 comments:

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Sinergi UIN SGD Bandung dan Pemkab Kuningan Wujudkan Pengabdian Masyarakat Berbasis Sisdamas Melalui KKN Organisasi Daerah Kamuning 2026 Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan