728x90 AdSpace

Update
23 Desember 2016

Media Gathering bersama Pimpinan Universitas Kuningan


suarakuningan.com - Tak terasa, periode ke-2 kepemimpinan Rektor Dr. Iskandar, M.M., Universitas Kuningan (Uniku) akan berakhir pada 31 Desember 2016. Di bawah kepemimpinan Iskandar, Uniku telah mengalami kemajuan yang pesat.Hal ini diakui banyak kalangan baik dari lingkungan akademis, pemerintahan maupun masyarakat. Seperti diketahui, Iskandar memimpin Uniku selama dua periode masa jabatan (periode I 2008-2012 &periode II 2013-2016).

“Di bawah kepemimpinan beliau, Uniku mengalami kemajuan yang signifikan dalam banyak aspek. Tidak saja dalam kesuksesan beliau membangun sistem dan landasan yang baik, tetapi juga membangun sumberdaya manusia (dosen, mahasiswa, karyawan) dan infrastrukstur dan kultur baru Universitas.  Kemajuan Uniku yang dicapai ini tentu berdampak positif bagi masyarakat luas, khususnya masyarakat Kuningan dan wilayah III lainnya. Karena itu kami sangat berterima kasih atas keberhasilan kepemimpinan Pak Iskandar sehingga Uniku bisa maju seperti sekarang ini,” ujar Drs. H. Djuhari, Ketua Dewan Pembina Yayasan Sang Adipati Kuningan kepada wartawan, Jumat (23/12).

Kesuksesan kepemimpinan Iskandar diakui pula oleh Ketua Yayasan Sang Adipati Kuningan, H. Uri Syam, MH. Menurut Uri Syam, di bawah kepemimpinan visioner Iskandar, Uniku telah banyak berbenah.

“Saya tidak membayangkan bila selama dua periodebukan di bawah kepemimpinan Pak Iskandar, Uniku tidak akan sepesat ini perkembangannya. Karena itu, kami pihak yayasan sangat berterima kasih atas segala kegigihan beliau dalam membangun Uniku hingga bisa seperti ini,” ujar Uri Syam yang juga dikenal sebagai sesepuh masyarakat Kuningan.

Warisan TerbesarDi bawah kepemimpinan Dr. Iskandar, M.M., Universitas Kuningan (Uniku) telah banyak berbenah dan mencatat banyak prestasi. Perubahan secara gradual dilakukan guna memantapkan Uniku sebagai salah satu perguruan tinggi swasta ternama di wilayah Jawa Barat.

"Sejak awal memimpin Uniku pada 2008, saya bertekad untuk membangun sistem baik aturan kepegawaian, sistem penggajian, sistem promosi, sistem akademik dan keuangan yang berbasis IT (SIKA). spirit kebersamaan dan kekeluargaan, meritokrasi dan transparansi, serta membangun iklim kemahasiswaan yang kondusif, serta meningkatnya kesejahteraan dosen dan mahasiswa. Itulah warisan saya," ujar Rektor Universitas Kuningan, Dr. Iskandar, M.M. kepada wartawan, Jumat, (23/12).

Diakui Iskandar, tantangan terbesar adalah membangun sumberdaya manusia Uniku, khususnya kualifikasi dosen."Saya mendorong para dosen untuk melanjutkan studinya hingga jenjang doktoral dengan memberi bantuan dana sesuai kemampuan universitas,  baik studi lanjut di dalam maupun luar negeri," tutur Iskandar.

Dengan cara ini,  Uniku dalam waktu tertentu dipastikan akan "panen" dosen yang bergelar doktor dan guru besar serta memiliki komitmen dan profesionalisme yang tinggi. "Sebuah PTS akan maju kalau dosennya berkualitas, saat ini ada puluhan dosen Uniku yang sedang studi lanjut ke jenjang S3. Sehingga kita bisa bayangkan dalam 5-10 tahun ke depan, profil Uniku kian maju dan berkembang," harapnya.

Tuntutan akreditasi institusi perguruan tinggi (AIPT) menuntut Uniku untuk meningkatkan jumlah program studi yang ada menjadi terakreditasi B."Guna mendongrak peringkat akreditasi institusi, kita  mendorong seluruh civitas akademika untuk bekerja keras agar 75% prodi yang ada terakreditasi B. Bahkan kami memiliki prodi yang berakreditasi A Bila akreditasi  prodi Sistem Informasi naik, maka prasyarat utama akreditasi B bagi Uniku bakal jadi kenyataan," tutur Iskandar yang juga  mantan aktifis mahasiswa IKIP Bandung era 80an.

Uniku “Naik Kelas”

Dengan semboyan “Uniku naik kelas”,  menginspirasi semua lini kepemimpinan di Uniku, untuk bergegas dan terpacu untuk meningkatkan kapasitasnya. Selain membangun sistem  akademik, kepegawaian dan keuangan yang terintegrasi, Iskandar juga dinilai berhasil dalam membangun semangat kebersamaan di seluruh civitas akademika.

"Sebagai cermin, kami berkaca dari PTS-PTS yang lain, saya tidak ingin ada dikotomi antara dosen tetap yayasan dan dosen tetap DPK (kopertis--red). Karena itu saya ingin orang-orang yang mengisi posisi struktural adalah mereka yang memiliki kompetensi dan integritas," tegasnya.

Di bawah kendalinya, Iskandar berusaha semaksimal mungkin menerapkan prinsip-prinsip meritokrasi dan transparansi sebagai ciri dasar manajemen perguruan tinggi modern. "Sekarang sistem keuangan terintegrasi. Transparansi diterapkan dalam pengertian yang seluas-luasnya. Dalam menyusun anggaran kita melibatkan fakultas-fakultas. Sehingga semua perencanaan lebih bersifat partisipatif, " tuturnya.

Mahasiswa diberikan ruang yang seluas-luasnya untuk mengembangkan soft skill dan mengasah jiwa kepemimpinannya. "Saya dulu kan mantan Warek III, sehingga saya tahu kebutuhan mahasiswa. Umumnya mahasiswa Uniku baik-baik dan tidak ada yang aneh-aneh. Karena itu, di Uniku, tidak pernah ada konflik dengan BEM misalnya. Kita selalu bangun kebersamaan dan kesamaan pandangan dalam banyak hal, " ungkapnya.

Mahasiswa Uniku itu, jelas Iskandar, umumnya santun-santun. "Mereka juga merasakan karena kita beri ruang yang seluas-luasnya bagi mereka. Kecuali mereka terlibat narkoba, asusila atau gerakan radikal," tambahnya.

Selain itu, guna menuju sebagai universitas riset bertaraf internasional,  Uniku melakukan rintisan kerjasama internasional di bidang riset bersama, pemagangan, tukar-menukar dosen dan staf, publikasi bersama, dll. Bahkan dalam waktu dekat akan mendirikan Pusat Studi ASEAN sebagai respons konkrit Uniku atas tantangan kompetisi dan kerjasama di antara anggota MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN).

“Buah dari itu semua, saya bersyukur suksesi kepemimpinan Uniku berjalan sangat mulus dan lancar.  Saya berharap di bawah kepemimpinan Rektor Pak Dikdik Harjadi (2017-2020), Uniku akan terus mengukir prestasi dan jaya selalu, mempertahankan yang baik dari kepemimpinan terdahulu dan tetap mengembangkan inovasi dan terobosan, sehingga Uniku tetap bisa memberikan dedikasi dan kontribusi terbaiknya bagi kemajuan bangsa khususnya di bidang pendidikan tinggi,” harapnya.(Asep Supriadi/Uniku/red)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Media Gathering bersama Pimpinan Universitas Kuningan Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan