728x90 AdSpace

Update
17 Februari 2018

Aku Hadir Dalam Rindumu - AHDR (7)

Catatan Akhir Pekan "Aku Hadir Dalam Rindumu" merupakan tulisan bersambung.
Edisi sebelumnya :  Aku Hadir dalam Rindumu (6) 

Oleh: Kang Iman (DR. Iman Subasman (@imansubasman). Konsultan Evaluasi Pendidikan Islam)
Diantara kesulitan yang dihadapi kebanyak orang adalah memerangi kesendirian. Perasaaan hidup dalam kesendirian, tak punya sanak saudara tak mudah untuk dilalui juga tak mudah untuk diselesaikan. Kadang perasaan kesendirian itu juga tidak hanya bagi mereka yang benar-benar sendiri secara fisik namun banyak juga merasa sendiri justru pada saat ia berada dalam kecukupan atau juga dikeliligi banyak orang.

Banyak faktor orang merasakan kesendirian dalam kehidupannya. Tidak dapat dipastikan penyebabnya karena kadang satu hal dengan hal lainnya saling berkaitan dan ketika faktor itu terus membesar dan saling berkait maka faktor-faktor itu seakan menjadi rantai pengikat yang kemudian membelenggu pribadi seseorang. Perasaan terbelenggu itu yang kemudian berkembang dan menjadikan seorang tak berdaya dan tak punya kuasa apapun.Dalam kondisi seperti itu, status kesendirian berubah menjadi suasana keterasingan, ia merasa terusir dalam suasana yang diinginkan dan ia merasa sendiri dalam keterasingan.

Dalam suasana keterasingan itu, ada dua kelompok yang berbeda. Kelompok pertama adalah kelompok yang terbelenggu karena ketidakmampuannya mengendalikan faktor yang membenggunya dan kelompok kedua mereka terasing karena memang mereka rindu suasana keterasingan. Kelompok kedua sangat menyadari bahwa keterasingan adalah bagian dari yang diinginkan dalam hidupnya. Bagi kelompok kedua terasing dan "mengasingkan diri" adalah bagian dari cara untuk memberikan suasana refleksi diri, refleksi yang berujung pada penyadaran diri.

Namun keterasingan diri yang banyak disebutkan orang-orang bijak dan sholeh bukan dari keterasingan fisik tapi keterasingan dari berbagai kepentingan yang akan membuatnya lupa padaNya. Ia hidup dalam keramaian namun hatinya tetap menyendiri, indah bercengkrama dengan pemilik hatiNya, menyebut nikmatNya, memujiNya dan terus memohon untuk rinduNya. Al Ghazali mengemukakan pendapat seorang sholeh yang berpesan ," hiduplah dalam keramaian namun biarkanlah hatimu tetap terasing dan cukuplah Allah sebagai sahabat dalam kesendirianmu itu "
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Aku Hadir Dalam Rindumu - AHDR (7) Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan