728x90 AdSpace

Update
2 September 2020

Menjaring Rasa Kembali Ke Asa

Catatan Aktifis Sosial ( Hary Sandi ) Dalam Menyelamatkan Orang Dengan Ganggguan Jiwa di Jalanan

Oleh : Vera Verawati


Pekerjaannya sebagai tukang las tidak menghalangi langkahnya untuk peduli sesama, menurutnya jika kita meringankan beban orang lain maka Tuhan akan memudahkan kehidupan kita. Saat ini selain gencar mensosialisasikan penaganan katarak yang dimotori Sebuah komunitas yaitu  (Paguyuban Golongan Darah ) PAGODA  AB PLUS  Kabupaten Kuningan   bekerja sama dengan KUNINGAN EYE CENTER ( KEC ). Hary Sandi juga mulai menyentuh sosok yang selama ini diabaikan nyaris semua orang yakni Orang Dengan Ganguan Jiwa (ODGJ) yang berkeliaran di jalanan.

Sejak tahun 2016, lelaki muda (34) bertampang rocker ini terlihat sangar, sepintas tak terlihat sisi lembut sedikitpun padahal dia telah menjadi aktifis sosial sejak tahun 2016 secara indi, hingga pada tahun 2017 Hary Sandi ikut  membantu beberapa program Dinas sosial. Kegiatan sosial yang dilakukan Hary dari mulai pembagian santunan untuk anak yatim dengan beberapa teman dan para donatur, hingga mendatangi sendiri warga tidak mampu terutama di lingkungan ia tingal yaitu Desa Linggar jati Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan. 

Catatan sosial pertama, membawa 5 orang warga tidak mampu untuk melakukan pengukuran pemasangan kaki palsu ke Palimanan Cirebon. Setelah itu Hary terus konsisten menemui warga yang membutuhkan bantuan, tidak mampu secara finansial tapi juga kebutuhan khusus seperti kaki palsu atau operasi katarak bagi warga tidak mampu. Di Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia ( PPDI ) melalui Dinas Sosial Kabupaten Kuningan Hary Sandi makin mantap melangkah meski mengorbankan   tenaga dan waktunya. 

Sejak tahun 2019 telah membantu menyelamatkan beberapa ODGJ jalanan dengan mengembalikan mereka ke keluarganya tentu setelah ia melakukan perawatan terlebih dulu dengan cara membantunya mandi, memberinya makan yang layak, serta mengganti pakaiannya dengan yang bersih. Kemuadian menyebar luaskan gambarnya untuk bisa ditemukan keluarganya dan diambil kembali dengan perjanjian tidak mebiarkan ODGJ tersebut kembali kejalanan. Selain itu dia memberikan pencerahan dengan mengingatkan keluarganya untuk memberi perhatian dan merawat ODGJ tersebut.Karena dengan demikian memberi peluang untuk kembali ke kondisi lebih baik. 

Hary Sandi memiliki satu tehnik saat melakukan penanganan pada ODGJ yang dia tolong yaitu dengan menggunakan Covert Hypnosis (Hipnotis terselubung). Ini tehnik yang dilakukan untuk berkomunikasi dengan pikiran bawah sadar seseorang. Pola hipnotis ini dilakukan selama proses percakapan reguler dengan  orang dengan gangguan jiwa. Terapi tersebut dia pelajari secara otodidak, butuh keyakinan ekstra untuk bisa menerapkan terapi hipnotis terselubung ini karena jika  ragu sedikit saja ODGJ yang ditangani menjadi hiper aktif.  Sudah lebih dari 50 ODGJ yang ditangani Hari Sandi sepanjang tahun 2019-2020. 

Hari Sandi berharap ada perhatian khusus dari pemerintah dan juga masyarakat luas terutama dalam penangan orang dengan gangguan kejiwaan. Karena mereka dan kita juga sama-sama makhluk Tuhan yang memiliki hak dan keinginan perlakuan sama tanpa pembeda. Mari peduli sesama, dengan menanamkan rasa welas dan asih, serta aksi dengan menyentuh dan menolong mereka secara langsung tidak hanya beropini dan berwacana. Jika pemerintahan lambat dalam melakukan penanganan terhadap sosial kemanusiaan maka kita sebagai sesama umat manusia seharusnya lebih berhati dan peduli. 

“ Tebarkan kecintaan bukan semaikan kebencian” bagian dari moto Hary Sandi, ulurkan tangan untuk sesama, sedikit buat kita sangat besar artinya untuk yang lain. Jadilah manusia yang berhati manusia.***


  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Menjaring Rasa Kembali Ke Asa Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan