SuaraKuningan (SK).-
Musim penghujan yang masih tinggi curah hujannya, dimanfaatkan oleh masyarakat desa sekitar hutan (MDH) di 4 (empat) desa untuk melaksanakan reboisasi di lereng Gunung Ciremai di Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai.
Sebanyak 980 batang pohon MDTS dan Endemik (Ki Jamuju, Kingkilaban Spesies Asli Ciremai, pohon puspa, Ki Teja, Huru, Peutag, Salam, Kuray, dan Kopo) ditanam Masyarakat Desa Sekitar Hutan yang tergabung dalam Kelompok Tani (peduli) Hutan (KTH) bersama Pemerintah Desa di areal-areal yang rawan longsor dan juga di areal bekas kebakaran di Blok Ke Empat Resort Argalingga TNGC, Rabu (4/2/2026).
Sebanyak 29 orang masyarakat yang tergabung di Paguyuban Silhwangi Majakuning yang juga tergabung dalam Masyarakat Peduli Api (MPA) yakni anggota KTH Ciremai Indah Desa Argalingga, KTH Panghegar Desa Argamukti, KTH Caladi Sakti Desa Gunung Wangi , KTH Bukit Cikaracak Desa Cikaracak, Pemerintah Desa Argalingga diwakili Kasi Pemerintahan Desa Argalingga Atang Supriatna juga Petugas TNGC Resort Argalingga Wahyu Sudarmadi, Yusuf Gunawan S. Hut, Aom Muhtarom dan Wihardi S.Pt melaksanakan penanaman di tengah gerimis dan medan yang licin.
Disampaikan perwakilan KTH, Jumanta bahwa Penanaman tidak boleh hanya seremonial lalu ditinggalkan, ke selanjutnya setiap 3 bulan dilakukan pemeliharaan dan pemantauan terutama sampai usia pohon tiga tahun, “ibarat bayi, pemeliharaan tanaman yang ditanam harus dirawat sampai minimal usia tiga tahun,” ujarnya.
Setiap penanaman yang dilaksanakan di kawasan Gunung Ciremai, senantiasa dibarengi dengan merawat pohon yang telah ditanam sebelumnya.
Areal Bekas Kebakaran Hutan di Lereng Ciremai, Ditanami Tanaman Endemik
KTH Silihwangi Majakuning Kolaborasi Bersama Kampus, Pilar Rakyat Lestarikan Ciremai
Wamendes PDT Apresiasi Paguyuban Silihwangi Majakuning, "Inspirasi Pelestarian Hutan" Melibatkan Masyarakat
Wahyu Sudarmadi mewakili Resort Argalingga Balai TNGC menyampaikan, kegiatan penanaman di areal kawasan TNGC khususnya maupun di areal lainnya merupakan menanam kebaikan, karena meskipun manfaatnya tidak dirasakan hari ini atau esok, tetapi akan dirasakan manfaatnya oleh anak cucu kita. Semoga ekosistem sumberdaya alam hayati di Gunung Ciremai makin lestari dan berkembang.(red)
%20Hutan%20Reboisasi%20di%20Gunung%20Ciremai.jpg)
%20Hutan%20Reboisasi%20di%20Gunung%20Ciremai2.jpeg)




0 comments:
Posting Komentar
Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.