Hot News
21 April 2026

Rilis di Kuningan, Medsos Nyunda, Sundanis.id Tembus Ribuan Pengguna dalam Kurang dari Dua Minggu

Suarakuningan (SK).-
Belum genap dua minggu sejak peluncurannya beta, platform media sosial berbasis budaya Sunda, Sundanis.id, sudah berhasil menjaring ribuan pengguna. Rilis beta yang digelar pada 8 April 2026 di Kuningan, Jawa Barat, itu menjadi titik awal perjalanan platform yang mengklaim diri sebagai ruang digital pertama yang dirancang khusus dari dalam budaya Sunda, bukan sekadar menambahkan bahasa daerah sebagai ornamen.


Yang membedakan peluncuran ini dari lazimnya startup digital adalah cara penyebarannya. Tidak ada iklan berbayar, tidak ada influencer, dan tidak ada press conference besar. Sundanis.id memilih masuk lewat pintu yang lebih sempit namun lebih dalam: sosialisasi langsung kepada Grup-grup dan kontak Whatsapp, mahasiswa jurusan Bahasa Sunda, keterlibatan guru-guru yang tergabung dalam Forum MGMP Bahasa Sunda Kuningan, serta komunitas film lokal. 

Akses beta disebarkan dari mulut ke mulut melalui grup-grup WhatsApp. Hasilnya, dalam waktu kurang dari dua minggu, angka pengguna sudah menyentuh kisaran ribuan.


Pencapaian ini menarik perhatian bukan semata karena kecepatannya, tetapi karena siapa yang menjadi penggunanya. Komunitas akademisi bahasa, pendidik, dan pegiat film adalah segmen yang selama ini justru paling sering absen dari percakapan soal inovasi teknologi. Sundanis.id masuk ke celah itu.

Platform ini dibangun di atas apa yang tim pengembangnya sebut sebagai konsep Saung Digital. Dalam budaya Sunda, saung adalah tempat berkumpul yang hangat dan tanpa sekat, biasanya di tengah sawah atau kebun. Konsep itu diterjemahkan ke dalam antarmuka aplikasi yang sejak layar pertama sudah menggunakan bahasa Sunda sebagai pengaturan bawaan. 


Pengguna tidak disambut dengan tulisan "Selamat Datang", melainkan "Wilujeng Sumping". Detail seperti ini, menurut tim pengembang, bukan sekadar estetika, melainkan pernyataan posisi: bahwa pengguna bukan konsumen platform asing yang kebetulan mampir, tapi tuan rumah di ruang digitalnya sendiri.


Salah satu fitur yang mendapat perhatian luas dari pengguna awal adalah Sundakeun, sebuah sistem kecerdasan buatan yang diatur secara khusus dengan konteks budaya dan linguistik Sunda. Fitur ini memungkinkan pengguna mengetik dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris, lalu dengan satu ketukan mengubahnya menjadi bahasa Sunda yang natural. 

Selain itu, ada kemampuan untuk menerjemahkan tulisan cerita pendek yang juga otomatis menjadi cerita pendek bahasa sunda yang natural sekaligus menghasilkan ilustrasi poster secara otomatis berdasarkan isi cerita. Pengguna juga bisa mengunggah foto selfie untuk dirender ulang menjadi versi diri mereka yang mengenakan pakaian tradisional Sunda lengkap dengan ornamen yang akurat secara budaya.


Di sisi konten, Sundanis.id tidak hanya mengandalkan unggahan penggunanya. Sejak fase beta, platform ini sudah menyematkan aset konten in-house senilai Rp750 juta yang diproduksi langsung oleh Moreplay Digital Media, mencakup dua film panjang dan lima film pendek. Ini memberi sinyal bahwa platform tersebut tidak berniat menjadi wadah kosong, melainkan ekosistem konten yang mandiri.


Soal identitas di balik platform ini, tim pengembang belum bersedia menyebut nama founder secara terbuka. Yang diakui adalah bahwa platform ini digarap oleh PT Moreplay Digital Media, dan saat ini fokus penuh masih diarahkan pada penyempurnaan fitur sebelum memikirkan ekspansi ke luar Kuningan.


Populasi Sunda sendiri diperkirakan mencapai sekitar 40 juta jiwa di Indonesia, angka yang setara dengan keseluruhan penduduk Kanada. Selama ini, tidak ada satu pun platform media sosial besar yang benar-benar dirancang dengan budaya mereka sebagai fondasi. Sundanis.id datang dengan klaim bahwa ia ingin mengisi kekosongan itu, dan dua minggu pertamanya memberi indikasi awal bahwa ada pasar nyata yang menunggu.***
 
Video : Sundanis.Id - Saung Digital Generasi Sunda
 

 
Next
This is the most recent post.
Posting Lama
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Rilis di Kuningan, Medsos Nyunda, Sundanis.id Tembus Ribuan Pengguna dalam Kurang dari Dua Minggu Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan