728x90 AdSpace

3 November 2018

Ketika Hati Harus Memilih (KHHM) (6)


Seri Tulisan. “Ketika Hati Harus Memilih (KHHM)” merupakan tulisan bersambung.

Oleh: Kang Iman
(DR. Iman Subasman (@imansubasman). Pengurus ICMI Kuningan dan Peneliti Puspamdik (Pusat Studi Pengembangan Mutu Pendidikan ) 

"Bangunlah harapan-harapan indah saat bangun dari tidurmu" 

Kekuatan seseorang dalam menjalani hidupnya, salah satunya adalah karena ia mempunyai harapan. Harapan itu bagai tambang yang mampu menarik dan menggerakan arah diri, arah tekad dan keberanian menanggung resiko hidup. Atas kesadaran mempunyai harapan, setiap diri berani menghadapi kehidupan ini dengan berbagai potensi yang dimilikinya.

Pada kondisi lemah yang mendekati keputusasaan maka harapan adalah penawar dari segala kegalauan hidup ini. Ia bagai rintihan hujan dalam teriknya panas berkepanjangan dan bagai penawar dahaga dalam kehausan. Adanya harapanlah yang menggerakan pedagang berangkat ke pasar di tengah gulita malam, pegawai ke kantor berpacu dengan kepadatan juga para petani yang bersemangat menyemai bibit padinya dengan penuh peluh dan lumpurnya, semuanya tergerak karena mereka mempunyai harapan.

Harapan pula yang membuat para napi bertahan dalam jeruji besi, perlahan harapan itu membuahkan kesabaran dan mampu menyadarkan keadaan dirinya. Dibalik jeruji itu sang napi terus membangun dirinya untuk bisa bertahan dan salah satu yang membuat bertahan itu adalah karena mereka punya harapan. Harapan dibebebaskannya dari lembaga pemasyarakatan, harapan bisa kembali bersama keluarga dan masyarakan serta harapan bisa membangun masa depannya.

Untuk terus memelihara harapan ada kita harus selalu menghadirkan harapan itu setiap siang, malam bahkan setiap saat terus menerus membangun harapan. Jangan sampai terjadi, harapan itu terlepas dalam masa-masa menghadapi perjalanan hidup ini. Agar harapan terus bersemayam dalam ruh hidup kita terus dan membara maka harapan itu harus bergantung pada harapan agung nan abadi. Terus lah memegang harapan itu pada Sang Maha Pemberi harapan, Allah SWT. Berharaplah padaNya karena Allahpun menanti harapanmu.***
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Ketika Hati Harus Memilih (KHHM) (6) Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan