Hot News
5 Juni 2016

Bu Sepuh, Usia Tua Semangat Muda




Suarakuningan.com - Berpenampilan pantas, pendengaran baik, suara lembut nada lugas. Siapa sangka kalau Bu Sepuh telah berusia 76 tahun!

Berbincang dengan beliau di "Pusat Oleh-oleh Kuningan Bu Sepuh" Khas Sentra UKM Jalan Raya Bojong, Cilimus, Kuningan, Ny. Sofia Eddy Sutisna alias Bu Sepuh sesekali terganggu oleh aktifitas toko. Dari percakapan stok, perabotan, penataan barang dan lain-lain. Sesekali pembeli yang menyapa dan suplier yang membicarakan kiriman.

Tak nampak perubahan mimik muka saat menghadapi siapapun. Begitu pada penulis, pada bawahan, pada konsumen demikian pada suplier.

Saat kisahnya terpotong oleh aktifitas lain, beliau masih mampu meneruskan tanpa kesulitan mengingat.

Semangatnya tetap terlihat, meski ngobrol, menata toko, menghadapi konsumen hampir tak rehat.

Semangatnya diturunkan pula pada anak-anaknya, sehingga anak-anaknya masing-masing menjalankan usaha sendiri.

Ibu dari 10 anak dan nenek 24 cucu ini menjalankan usaha sejak muda. Sanggar rias dan kecantikan dengan segera menjadi populer di tahun 70 an. Belum ada sanggar rias dan kecantikan saat itu di Kabupaten Kuningan.

Animo masyarakat untuk kursus di bidang ini dekade 70 s/d 80 an sangat tinggi. Hal ini juga karena masa itu, perempuan belum diharuskan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang tinggi. Selain faktor ekonomi, banyak pula yang putus sekolah.

Kursus rias pengantin dan kecantikannya ditarif dengan harga yang sangat terjangkau saat itu sehingga tak terhitung para alumni lulusan kursus sanggarnya.

Beragam aktifitas selain mendampingi suami, dijalani Ny. Sofia. Pemberdayaan wanita pun dilakukannya untuk membantu perempuan di Kuningan. Kedudukan beliau sebagai Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Kuningan saat itu beliau optimalkan untuk membantu sesama kaum wanita.

Popularitasnya dibidang rias pengantin membuat pemilik Mustika Ratu, BRA Mooryati Soedibyo meliriknya dan menjadikannya Duta Mustika Ratu di berbagai event daerah.

Lomba dan festival busana, tata rias dan kecantikan diikutinya di tingkat Jawa Barat dan Nasional.

Aktifitas pelatihan-pelatihan diikutinya pula. Terutama berkaitan dengan kegiatan pengelolaan Usaha Kecil Menengah.

Disinilah Bu Sepuh, memanfaatkan event-event kecantikan sekaligus memasarkan produk-produk UKM, di dalam negeri dan manca negara!

Salah satu produknya, Goreng Bawang buatan Kuningan ludes di Singapura dan Brunai. Bahkan permintaan masih mengalir.

Melihat ini, jaringan Bu Sepuh di IWAPI Daerah Propinsi dan Pusat menawarkan peluang lokasi usaha di Batam, yang saat itu tengah baru dibuka.

Bu Sepuh tetap memilih mendampingi suami di Kuningan. Beliau rela melepas peluang bisnis di Singapura dan Batam untuk kembali bersama para pelaku UKM di Kuningan.

"Saya punya Allah, jika kita bantu orang lain, insya allah pasti Allah akan membantu kita." Itulah prinsipnya.

Prinsip ini pula yang mengawali perjalanan Toko Oleh-olehnya dengan menerima titipan dan penjualan produk-produk UKM yang kesulitan pemasaran.

Pembinaannya terus dilakukan pada para pelaku UKM, baik saran peningkatan kualitas produk, bahan maupun pengemasan.

Bahkan ada penjual ubi ungu yang dibimbingnya hingga mampu membuat produk olahan sendiri. Kini usaha olahan binaannya memiliki 9 karyawan.

"Kunci usaha yang utama adalah kualitas produk. Mungkin sulit cari pasar dan pembeli, tapi akan lebih sulit lagi mendapat kepercayaan pasar yang kecewa dengan produk dagangan kita"

Sekitar 150 produk UKM baik dari Kuningan maupun daerah sekitar (Cirebon, Tasikmalaya, Ciamis, Garut dan Majalengka) terpajang di tokonya. Aneka keripik, kerupuk, dodol, kue kering, dan aneka produk olahan pangan memenuhi ruangan toko.

Di usianya yang kepala tujuh ini, beliau masih mendapat undangan dan resmi sebagai Ketua "IWAPI Kencana" Jawa Barat (yakni mantan pengurus IWAPI).

Toko ini diresmikan Ir. H. Aburizal Bakrie tokoh UKM yang juga mengapresiasi perjalanan panjang Bu Sepuh menjadi pembina pelaku KUKM. Kini toko oleh-olehnya resmi menjadi Sentra KUKM di Kabupaten Kuningan.

Pembeli yang membludak di saat-saat liburan khususnya, diantisipasinya dengan bermitra pemberian bantuan modal pada suplier. Terutama tape dan gemblong (ketempling).

Pusat oleh-oleh Khas Sentra UKM Kabupaten Kuningan ini kerap menjadi tempat kunjungan belajar dari perguruan-perguruan tinggi dan sekolah menengah kejuruan.(Red)

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Bu Sepuh, Usia Tua Semangat Muda Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan