Hot News
29 Agustus 2017

Deptan, Bulog dan TNI Rakor LTT dan Serap Gabah 2017



suarakuningan.com – Rapat koordinasi  luas tambah tanam (LTT) Pajale dan serap gabah periode April-September 2017 dilaksanakan Selasa (29/8). Bertempat di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Kuningan,  Rakor dipimpin Ir. Hj. Triastami (Kadis Pertanian).

Hadir dalam Rakor tersebut, antara lain Letkol Inf Arief Hidayat, S.IP (Dandim 0615), Kompol Wijaya Kusuma (Kabag Sunda Polres mewakili Kapolres), Dian SP (Perwakilan Kementrian Pertanian),  Triastami (Kadis Pertanian Kab. Kuningan), Dadang  (Staf Sub Drive Bulog wilayah 3 Cirebon), Para Kepala UPTD Dinas Pertanian Kab. Kuningan) dan Para Danramil Kodim 0615

Ir. Triastami menyampaikan data sasaran dan realisasi tanam tahun 2017 dari 32 kecamatan hanya 3 Kecamatan yang sudah memenuhi target sasaran luas tanam (Mandirancan, Subang dan Sindang Agung).  Adapun sejumlah 29 Kecamatan masih belum memenuhi luas tambah tanah dengan jumlah luas masing-masing Kecamatan berpariatif.

“Dalam upaya peningkatan produksi, Penyuluh lebih diarahkan melakukan terobosan baik teknologi maupun pola percepatan tanam yang mempengaruhi tingkat produksi. Agar sasaran akhir stok pangan dibawah koordinasi Bulog menuju ketahanan pangan menjadi terwujud,” ujarnya.

Triastami menambahkan, “Titik tolak tambah tanam yaitu alih fungsi dan inventarisir ulang lahan kering yang memungkinkan selanjutnya dapat menarik  investor. Kita evaluasi sesuai fakta integritas para petani yang mendapat bantuan dari pemerintah harus menjual Gabahnya minimal 10 persen ke Bulog.”

Dian (Perwakilan Deptan) menegaskan pemerintah mempercepat  Sergap Petani hal ini bertujuan tercapainya swasembada pangan/kedaulatan pangan dan menghindari impor beras. Pemerintah sudah mengatur HTT oleh karena itu  Bulog dituntut fleksibel untuk menyerap Gabah Petani.

“Peran serta Babinsa dan Babinkamtibmas untuk mengawal dilapangan agar para petani tidak menjual gabah kepada tengkulak dan mengajak petani untuk menjual Gabahnya ke Bulog. Perhatian Pemerintah terhadap para petani diantaranya dengan menggelontorkan dana untuk irigasi subsidi pupuk dan benih,” tambahnya.

Dian menilai Cadangan beras Sub Drive Cirebon Sebesar 75.000 Ton sedangkan Kabupaten Kuningan sebesar 25.648 Ton Target tersebut termasuk cukup tinggi.

Letkol Inf Arief Hidayat (Dandim 0615/Kuningan ) menginstruksikan jajarannya, bahwa TNI sebagai abdi negara miliki tanggung jawab bagaimana mewujudkan program negara di masyarakat berjalan sesuai harapan bersama.

Dadang (Staf Sub Drive Bulog  Wilayah 3 Cirebon), mengatakan bahwa Target Serap Gabah Tahun 2017 sebesar  150.000 ton sampai saat ini baru terserap sekitar 81000 Ton. “Mudah-mudahan sisa waktu yang ada target tersebut dapat terealisasi. Dan dengan program perluasan tambah tanam dapat mempercepat program penyerapan Gabah oleh Bulog,” harapnya.(red)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Deptan, Bulog dan TNI Rakor LTT dan Serap Gabah 2017 Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan