728x90 AdSpace

Update
14 November 2017

Evi "Ustadz Gapleh" Effendi Ajak Hijrah dengan Marhamah



suarakuningan.com - "Kita tiga kali dipanggil oleh Alloh SWT, pertama panggilan sholat, kita masih bisa punya alasan mengelak. Kedua panggilan ke tanah suci, mudah-mudahan hati kita dipanggil. Ketiga panggilan yang mau tak mau pasti, tanpa kita mampu mengelak bahkan tak pernah direncanakan, kematian. Lalu dalam keadaan apakah saat panggilan "paksa" Alloh tersebut? Saat mancing? saat mabuk? saat judi?" 

Demikian diantara yang disampaikan Evi Effendi "Ustadz Gapleh" saat mengisi ceramah undangan Panitia Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW DKM At Taufiq RT. 01/02 Lingkungan Pasapen Kelurahan Kuningan, Selasa Malam (14/11).

Meski guyuran hujan malam ini cukup lebat, namun sama sekali tak menyurutkan masyarakat lingkungan pasapen kelurahan Kuningan dan sekitarnya untuk berbondong-bondong mengikuti ceramah Ustadz Evie Gapleh (Gaul Tapi Soleh) dari Bandung.

"Rek kieu wae hirup teh? Teu nanaon sih, tapi nanaonan?" lontaran ungkapan yang sangat viral ini menggambarkan kehidupan ustadz Evie yang kelam hingga membuatnya meringkuk di penjara.

Pengalaman pahit hidupnya mengalami hinaan bukan binaan, cacian bukan pujian saat mencoba berubah. Cibiran, makian dari kaum "soleh" menimpa dia dan teman-temannya dulu. Tapi Alloh berkehendak lain, keinginan kuat untuk bertobat dan mencari cahaya NYA mengubah jalan hidupnya.

Akhirnya, keinginannya untuk Hijrah (Hidup Lebih Terarah) membuatnya bertemu hidayah. "Setiap orang suci punya masa lalu, orang berdosa seperti kita punya masa depan. Bertobatlah sebelum ajal tiba. Karena ajal itu tidak pernah menunggu tobat kita," tuturnya.

Seandainya satu dunia menghina, tapi Alloh mengangkat derajat hambaNYA maka tak ada yang dapat membuat kemudlorotan pada hambaNYA itu. Sambil terus memperdalam pengetahuan agamanya, Evie mulai mengajak anak-anak punk, geng motor, korban narkoba menjadi "dulu edan sekarang adzan, dulu anak punk sekarang anak pengajian". Mengajak mereka Hijrah tidak dengan keras, namun marhamah (kasih sayang) namun tegas.

Dibalik cibiran keberandalan anak punk, beberapa saya temui, saya tanya kenapa mereka ngelem (mengisap lem aibon untuk mabuk,red.) jawaban mereka: "menunda lapar". Segera saya belikan nasi padang pada mereka. Dan para anak punk juga manusia, mereka tahu terima kasih juga bersedia masuk masjid. Diantara mereka ada anak band, ini yang bikin saya terkesan, suara adzannya bagus sampai jadi muadzin di salah satu masjid.

Ketua panitia H. Dudung didampingi Ketua DKM, H. Deni Krisnandi menyampaikan ceramah ini merupakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW DKM At Taufiq RT. 01/02 Lingkungan Pasapen Kelurahan Kuningan, Selasa Malam (14/11). 

Hadir pada acara tersebut Asda III Setda Kuningan, Drs H Nana Sugiana MSi beserta Muspida dan Muspika Kuningan, MUI, para tokoh agama, tokoh masyarakat.(red)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Evi "Ustadz Gapleh" Effendi Ajak Hijrah dengan Marhamah Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan