728x90 AdSpace

Update
3 Februari 2018

Aku Hadir Dalam Rindumu - AHDR (5)

Catatan Akhir Pekan "Aku Hadir Dalam Rindumu" merupakan tulisan bersambung.
Edisi sebelumnya :  Aku Hadir dalam Rindumu (4)

Oleh: Kang Iman (DR. Iman Subasman (@imansubasman). Konsultan Evaluasi Pendidikan Islam)

Dalam beberapa event sering terdengar pernyataan-pernyataan yang mengingatkan masa depan, dalam kontek mempersiapkan materi (perbekalan) untuk masa depan. Efek yang diharapkan pada acara-acara itu diantaranya adalah untuk menumbuhkan semangat, motivasi untuk terus berusaha (bekerja) mempersiapkan masa depan.

Ada yang harus diimbangkan dari efek menanamkan persiapan masa depan yaitu menanamkan realitas hidup masa kini dan penanaman nilai diri, nilai masa depan, makna masa depan dalam hati. Penanaman dalam hati itu diharapkan menjadi penyeimbang kondisi yang menggebu-gebu untuk mempersiapkan materi di masa depan.

Efek persiapan materi untuk masa depan (yang berlebihan) seringkali menumbuhkan ketakutan, kecemasan yang berlebihan juga menghadapi masa depan. Banyak ulama yang menasehatkan agar tidak berlebihan dalam mempersiapkan materi untuk masa depan karena akan menyita energimu hanya untuk duniamu.

Beberapa refleksi hati yang setidaknya harus dihadirkan adalah " masa depan itu masih misteri, masih ghaib jangan terlalu dicemaskan". Sang pencipta alam jagat raya telah menuliskan keadaan terbaik untukmu. Hal terpenting dalam hidupmu adalah hari ini, jalani, syukuri dan sadari bahwa semua ini adalah rahmat dan karunianya.

Titipkan lah masa depan kepada sang pemilik dan penciptanya, yang telah mempersiapkan segalanya untukmu. Kini nikmati perjalanan ketaatanmu sebagai hamba sesuai proporsi kemanusiaanmu, jalani tabiatmu sebagai manusia yang harus berjuang sekuat potensimu dan disertai dengan kepasrahakan pada kehendakNya. Hidupmu bukan esok hari tapi hari ini, maka jadilah yang terbaik pada hari ini.

Sungguh mengherankan orang yang hanya disibukkan memikirkan masa depannya sampai ia lupa memikirkan dan mensyukuri hari ini. Syekh Aidh al Qorny dalam Kitab La Tahzan menyampaikan , " .. lebih aneh lagi orang yang sampai bersedih, takut dan cemas dengan masa yang belum tentu matahari terbit " dilanjutkan dengan ayat yang beliau kutip,"Telah pasti datangnya ketetapan Allah SWT, maka janganlah kamu minta disegerakan (datang)nya." QS. An Nahl:1.***
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Aku Hadir Dalam Rindumu - AHDR (5) Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan