728x90 AdSpace

Update
2 Mei 2018

Inilah Pendapat Mereka tentang Pendidikan


suarakuningan.com - Pada Hari Pendidikan Nasional 2018, media online SuaraKuningan.com meminta pendapat tentang Pendidikan melalui akun media sosial Facebook ( Redaksi SuaraKuningan ).
Inilah pendapat mereka

Asep Kamaludin Teman2 pendidik yang hatinya mulia dan selalu bersemangat....
Anda adalah makhluk yang paling berjasa di bumi ini. Tanpa pendidik bangsa Indonesia akan semakin tersandra dan terjajah. Engkau selalu semangat memberikan harapan dan motivasi kepada para murid2. Meski terkadang mereka salah paham atau belum paham akan kasih sayang yang Anda berikan. Bahkan yang paling menyakitkan Anda dimusuhi, dicaci, dimaki bahkan sampai dikriminalisasi. Tapi Anda sungguh mulia wahai para pendidik. Anda hilangkan kedengkian dan kebencian dalam diri Anda. Anda perbesar rasa sayang kepada mereka. Meski mereka tidak mengerti. Tetapi Anda tetap sabar dan bersemangat. Karena dalam dirimu tersimpan harapan besar bahwa suatu saat mereka akan berubah. Bukan hanya mengubah dirinya, tetapi lingkungannya, negaranya bahkan bisa mengubah dunia.

Untuk teman2ku para pendidik yang baik hatinya dan penuh ketulusan... Selamat hari pendidikan nasional. Tetap semangat... karena dipundakmulah nasib bangsa ini berada..

Ade Rudianto Pendidikan nyaeta diajaran ngelmu, Sangkan boga pangabisa, jeung hasil tina pendidikan teh sok diturun-turunkeun atawa diajarkeun deui kanu lian'na, dina sejen waktu jeung tempat..


Sakitu sun...
Hehehee...

Mahmud Anshori hmm...naonnya? anu naros langkung apal ti nu ditaros..hehe, btw menurut saya anu fakir mah, pendidikan merupakan suatu proses transfer ilmu pengetahuan, etika dan norma yang bertujuan agar peserta didik mengenal fitrahnya sebagai manusia dan hamba Tuhan serta menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi dirinya, keluarganya, lingkungan sosialnya dan bangsanya...dan yang terpenting bagi agamanya....Allahu'alam..............................terkait Kab Kuningan mau menjadi Kabupaten Pendidikan menurut saya sangat baik, yg terpenting bukan sekedar slogan program mercusuar tp benar-benar bisa menjadi titik perubahan, tujuan inti pendidikan adalah merubah yang buruk menjadi lebih baik, merubah yang bodoh menjadi cerdas, merubah yang tidak beradab menjadi berakhlak, yang tua bisa menjadi contoh kebaikan bagi yang muda, pemimpin bisa menjadi contoh kebaikan bagi bawahannya, ulama bisa menjadi motivator kebaikan umat, guru bisa menjadi inspirasi kebaikan murid-muridnya, insyaAllah semua bisa terwujud...

Fauzi Faturohman Pendidikan itu hal yg mutlak.. Untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.. Akan tetapi tenaga pendidik khususnya di indonesia seperti tidak di hargai.. Tidak sesuai dengan panggilannya. Pahlawan tanpa tanda jasa.. Miris melihat banyaknyabtenaga pendidik yang hanya mempunyai gajih di bawah rata2 khususnya untuk non pns atau honorer.. Terlebih kita lihat akhir2 ini banyak sekali pemberitaan guru yg di laporkan oleh orang tua murid karena mencubit si murid.murid yg melawan guru.. Dan yg terakhir kasus pak budi yg di cekik oleh muridnya sendiri karena menegur si murid yg tidur saat jam pelajaran.. Miris sekali.. Tapi di sisi lain karakter murid di sekolah pun awalnya di bentuk oleh lingkungan keluarga, misalnya orang tua.. Orang tua pun berperan untuk mendidik anaknya.. Mungkin itu saya liat dari segi moralitas.

Apa Ukas Pendidikan? Dia telah lama lenyap. Yg ada hanya Pengajaran dan penjejalan.

Saddam Husen Proses transformasi ilmu pengetahuan juga pengolahan Pikiran dg output melahirkan generasi KETERDIDIKAN di masyarakat Luas,

Namun sepertinya hal tersebut hanya ada dalam ruang imajiner.

Dedi Suhandi Pendidikan ?
Banyak Pembuat kebijakan gagal faham filosofinya..

Himmaka Kuningan Menurut kami pendidikan adalah suatu pembelajaran pengetahuan,keterampilan sekelompok orang-orang yang diturunkan dari satu genarasi ke generasi selanjutnya.
Tujuan pendidikan juga mencerdaskan suatu bangsa yang menciptakan karakter yang mulia.
Kenapa fakta pendidikan di indonesia itu seakan-akan diremehkan 12 tahun diwajibkan sekolah tpi rata² banyaknya pelajar hanya mempormalitaskan saja.
karena meraka sadar akan pendidikan di indonesia khususnya disekolah seakan-akan menekan aktivitas dan kreatif mereka dengan memadatkan jawal pelajarannya.
Dan semua mata pelajaran yang di kasih dalam kurikulum harus dikuasai semua,itukan gak mungkin dikuasai semua.
Padahal pendidikan itu gak mesti di sekolah saja pendidikan dalam bidang agama juga sangat di perlukan untuk membentuk karakter dan pengetahuan mereka.

Ruhyat Hardadinata Pendidikan? It'snot just reading writing and counting at the school. Tapi ibarat nanem padi. Harus ada lahan yang cocok untuk ditanami padi. Harus ada proses sampai akhirnya bisa dipanen. Ya iya kan, masa nanem kurma di tanah basah? Ngacapruk pagi... Haha

Fauzi Faturohman Dan saya harap para generasi terdidik.. Dan calon pemimpin indonesia.. Bisa merubah itu semua..

Asep Saepulloh Pendidikan adalah investasi masa depan
Menanam bibit ilmu pengetahuan, menuai karakter & akhlak

Pajri Aulia Gotong royong memaknai kehidupan

Dudi Karyono Pendidikan tidak hanya berbicara 1+1=2 tapi lebih dari itu. Pendidikan adalah proses memanusiakan manusia, jadi pendidikan bukan hanya konsumsi siswa usia belajar harusnya berlaku untuk semua tingkat usia.

Cicih Winarsih Pendidikan adalah proses perubahan prilaku dari yg tadinya tidak tau menjadi tau, dari yg tidak beretika menjadi beretika, dari yg tidak dewasa menjadi lebih dewasa, dari yg tdnya bersikap buruk menjadi bersikap baik dan seterusnya, eta secara teoritis

Rifki Arof Pendidikan adalah proses pembelajaran dari yang tidak tahu menjadi tahu .
Pendidikan bisa dilakukan oleh sekelompok orang melalu instansi sekolah maupun secara otodidak .
Banyak orang yang sukses dari pendidikan secara otodidak karena mereka mempunyai tekad dan usaha yang bulat .
Pendidikan bukan hanya untuk mendapatkan prestasi atau reputasi . Tapi yang lebih penting pendidikan bisa meningkatkan kualitas SDM baik kinerja maupun moral nya.

AsFa Asep Fauzi Pendidikan: Ke-gelisah-an dan Ke-tidakpuas-an Sepanjang Jaman

Wahid Ardi Bagi seorang manusia yg memiliki akal dan hawa nafsu pendidikan itu satu hal kebutuhan yg harus terpenuhi, karena dengan pendidikan kita bisa menginplementasikan dalam kehidupan sehari hari, minimal untuk pribadi maksimal bisa memberikan kontribusi dengan lingkungan kita, sebagai warga yg bermasyarakat dan bersosial kita membutuhkan satu modal yaitu pendidikan, agar kita memahami dan bisa membedakan mana yg seharusnya kita lakukan/perbuat dan mana yg seharusnya kita hindari......Bravo untuk dunia pendidikan kita

Kuningan Koi Pendidikan vs game online itu paktanya

Cep Jajang Ti Kuningan I Utk barometer kesuksesan realisasina... atau indikator keberhadilan na.. Kudu sampe bisa menciftakan para cendekia-- rektor - doktor - profesor -- penemu -- dan ilmuan..... lamun teu dugi sampe ka dinya.. di khawatirkan hanya akan menghabiskan anggaran yg tidak sampe pada tujuan.... atuh rakyat deui anu bakal katempuhan anggaran pendidikan jadi semakin melejet leher kembali.... ..

Candrika Adhiyasa Pendidikan adalah medium konstruksi kognisi, afeksi, dan psikomotor. Reflektor jasmani dan ruhani tiap individu yang semula buta menjadi melihat, yang semula diam menjadi bergerak, yang semula mati menjadi hidup.

Amar Thohir Pendidikan di Indonesia adalah memaksa ikan untuk bisa terbang dan memaksa burung untuk bisa berenang... masalah kabupaten kuningan, sebelum dididik itu harus waras dulu... bagaimana bisa dididik klo bnyk yg ga waras???

#DukungPendirianRSJdiKuningan
#ODGJjugaManusia
#Pendidikan

Dudung Abdul Mukti Pendidikan di Kota kuningan yang bermimpi menjadi Kota pendidikan sangat menarik utk dibahas.

Kuningan, karena kekurang informasinya Saya, Saya hanya bilang belum mendengar sosok pendidik Asli Dan Yakin dari Kuningan yang progresif Dan bermisi mendidik manusia Kuningan menjadi insan yang unggul dan berdaya saing tinggi, Maka pendidikan utk di Kuningan hanya sebatas calistung atau sekedar transfer pengetahuan saja.

Jika benar Kuningan hendak bertransformasi menjadi kota pendidikan jangan malu utk mencoba mengadopsi ide ide Baru utk mmeperbaiki Citra pendidikan itu sendiri dengan misalnya mengadopsi ide ide bbrp tokoh pendidik yang Salah satunya Pak Anies Baswedan. Semua pendidik tahu ide brilian yang di paparkan Pak Anies Yg viral bbrp waktu sebelumnya di media sosial.

Dan juga tidak lupa mesti memiliki data awal pendidikan rata rata di tiap Desa apakah sudah diatas SLTP atau masih rata rata dibawah kelas 6 SD. Genjot juga sektor ini utk ditingkatkan.
Jangan hanya krn jargon Kota pendidikan yang dimana kelak hanya disediakan buat mrk yang Dari luar Kota kuningan Maka tingkat rata rata pendidikan warganya diabaikan dilupakan.

Format PKBM atau sejenisnya digiatkan, anggaran pendidikan di kuningan juga musti ditambah. Maka bisa lah kuningan menjadi Kota pendidikan.

Salam santun Dari Ancaran
Yang lagi belajar bersosial berinteraksi dengan warga Dunia Dari negara negara lain di Saudi Arabia

Sulistio Ipac GANTI JARGON PENDIDIKAN, DARI WAJIB BELAJAR MENJADI HAK BELAJAR. . .! sehingga tidak akan ada lagi anak indonesia yg buta huruf atau putus sekolah. Dari situ akan lahir generasi yang berpikir dan berkarya, Muda intelektual profesional, kaum ulil albab. Begitu hemat sy.

Abuhar Ilham Pendidikan sebagian dari reformasi pemikiran

Mang Ewo Pendidikan masih merupakan "barang" mahallllllllllll..............

Ima Rahmawati Aku Mau Menyeliksik Kualitas pendidikannya Aja .. !! Kalau dibandingkan dengan negara-negara di kawasan yang sama pendidikan di Indonesia belum menunjukkan perbaikan ... Yang menjadi masalah utamanya si adanya perbedaan pendapat dalam melihat masalah kualitas pendidikan yang mana perubahan sistem pendidikan Ga terjadi secara menyeluruh.Yang ada hanyalah membelanjakan anggaran pendidikan yang besar."

Cepot Astrajingga Back to basic. Jangan pengajaran tp pendidikan, rubah branding sekolah tempat pengajaran.

 Yusron Kholid Pendidikan tiada lain proses sistemik pemanusian manusia seutuhnya dan seluruhnya, baik knowlidge maupun skill serta implementasinya.
Kuningan belum sepenuhnya siap dicanangkan sebagai KABUPATEN PENDIDIKAN, sebab para pihak/ stake holders yang berakses kependidikan belum diakomodir dalam rembug daerah.
Misal; Kemenag yang didalamnya tangani lembaga dan pembina pendidikan agama serta keagamaan, belum diminta sumbang saran terkait rencana aksi daerah Kuningan sebagai Kabupaten Pendidikan.
Demikian.


Ikhsan Bayanuloh Tujuan pendidikan adalah menumbuhkan peserta didik yg unggul spiritualitasnya, sensitif emosionalnya, kuat intelektualnya, lekat rasa sosialnya dan sehat jasmaninya.. Karena 5 potensi itulah sesungguhnya yg perlu dikembangkan yaitu potensi spiritual, emosional, intelektual, sosial dan jasmani... Sayang saat ini pendidikan telah mengalami pergeseran makna dan perubahan paradigma (shifiting paradigm) menjadi pengajaran yg hanya memenuhi aspek intelektual. Pendidikan baik formal Maupun non formal mestinya menjadikan orang terpelajar,&pembelajar, sebagai hasil pembelajaran. Outputnya Indonesia menjadi negara yg over quality human resources nya yg mampu berbicara di tingkat global yaitu melalui dua hal 1. International competence 2. gress root understanding. Dia memiliki. Kualitas dunia/internasional dan memiliki kepekaan dan pemahaman terhadap budaya lokal (local wisdom)..... Sakitu nu kapihatur, bongan uing di ajakan suruh komen hehehehe

Haji Hajian Pendidikan adalah hak setiap manusia. Oleh karena itu, pembodohan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri peradaban dan peri kemajuan.  
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Inilah Pendapat Mereka tentang Pendidikan Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan