728x90 AdSpace

Update
19 Mei 2018

Silaturahmi Ansor Banser Tangkal Paham Radikalisme



suarakuningan.com - Kuningan Aman dan Damai menjadi dambaan bersama setiap insan. Berbagai upaya untuk mewujudkan hal tersebut  dilakukan sebagai pengejawantahan bagian Baladil Amin. Dalam rangka turut mewujudkan Kuningan Aman dan Damai Ansor – Banser melaksanakan silaturahmi, bertempat di Mayang Cathering, Jumat (18/5).

Hadir Ketua PCNU Kuningan KH. Aam Aminudin, SH.I., MA, Ketua GP Ansor KH Didin Misbahudin, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar MSi selaku Dewan Penasehat (Wanhat) GP Ansor, Wanhat dan Pengurus NU Muflihudin, SPd, Komisioner KPU Kuningan Asep Z Fauzi, Kasatkorcab Banser Elon CAH, Ketua Fatayat NU Kuningan Titin Suhartini SPd MM.  Hadir juga para kyai ulama, jajaran pengurus NU, Anshor dan Sahabat Banser. 

Acara berlangsung penuh kekeluargaan, dikemas dengan buka puasa bersama, dan duduk lesehan. Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Alquran, Sambutan Ketua GP Ansor dan Tausiah. Total peserta silaturahmi mencapai ratusan orang lebih.
 
Ketua Panitia Silaturahmi Ansor – Banser Dr Wahyu Hidayah mengatakan sebagai tindak lanjut sikap kecaman yang telah dikeluarkan oleh Ansor – Banser terkait aksi teror bom, maka Ansor Banser menindaklanjuti dengan kegiatan silaturahmi seperti sekarang.  

Tujuan silaturahmi yaitu untuk konsolidasi internal dalam rangka meningkatkan solidaritas dan soliditas Banser Kuningan untuk bersama-sama menangkal ancaman/gangguan keamanan. 

Ansor Banser merasa prihatin dengan ketidakamanan yang mengancam negeri kita saat ini maupun yang akan datang. Terorisme berbasis agama masih belum hilang sama sekali, bahkan terus menetaskan telur-telur generasi mereka. Konservatisme beragama menjadi akar mereka bertindak tidak manusiawi. Konsep keberagaman yang menjadi identitas bangsa kita sejak zaman nenek moyang dengan mudah diinjak-injak, maka dari itu Ansor Banser terpanggil untuk bertindak.
 
Ketua Ansor Kuningan KH Didin Misbahudin mengatakan kami berkomitmen untuk mencegah paham radikalisme masuk ke lingkungan masyarakat, sehingga diperlukan komunikasi dan koordinasi agar masyarakat tidak terpengaruh oleh paham radikal tersebut. Tujuan utama Ansor adalah memperkokoh aqidah ahlussunah wal jamaah, menjaga ulama dan memperkokoh eksistensi NKRI yang berpijak pada empat konsesus dasar bernegara.  

"Sehingga kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi bersama-sama membangun agama, mensyiarkan agama sebagai pondasi dasar untuk membangun toleransi dalam hidup bernegara.  Ansor – Banser juga akan bersikap tegas kepada pelaku ujaran kebencian yang mendiskreditkan, melemahkan kewibawaan organisasi Ansor Banser dengan perkataan/ungkapan yang tidak sepantasnya. Apa yang Ansor – Banser lakukan semata-mata untuk menjaga toleransi dalam rangka memperkokoh NKRI," paparnya.

Sementara Ketua PCNU Kuningan KH. Aam Aminudin, SH.I., MA dalam tausiah sebelum berbuka puasa mengatakan ada empat ciri ajaran Ahlussunnah wal Jamaah atau Aswaja yang selalu diajarkan oleh Rasulullah SAW dan para sahabatnya. 

Empat ciri tersebut adalah tawassuth, tawazun, I’tidal dan tasamuh. Tawassuth merupakan sikap pertengahan, tidak ekstrim kiri ataupun ekstrim kanan. 
Tawazun merupakan sikap seimbang dalam segala hal, termasuk dalam penggunaan dalil ‘aqli (dalil yang bersumber dari akal pikiran rasional) dan dalil naqli (bersumber dari Al-Qur’an dan Hadits). I’tidal merupakan sikap tegak lurus atau bersikap adil. Sedangkan Tasamuh merupakan sikap toleransi. Yakni menghargai perbedaan serta menghormati orang yang memiliki prinsip hidup yang tidak sama. Namun bukan berarti mengakui atau membenarkan keyakinan yang berbeda tersebut dalam meneguhkan apa yang diyakini.
 
Lebih lanjut Kyai Aam mengatakan bahwa apa pun yang kita lakukan bernilai ibadah tergantung dari niatnya.   Sehingga Banser dalam menjaga sarana peribadatan dan membantu aparat keamanan akan dicatat sebagai ibadah dengan diniatkan Lillahi Taala demi terwujudnya kondisi aman dan damai. Karena Jihad juga bermakna untuk melindungi kaum muslim dan non muslim.
 
Hasil silaturahmi ditindaklanjuti oleh Kasatkorcab Banser Elon CAH yang akan menugaskan personel Banser untuk membantu aparat keamanan dalam meningkatkan kewaspadaan dini untuk mewujudkan Kuningan aman dan damai.  “Banser fokus akan membantu aparat keamanan dan dalam waktu dekat ini akan membantu di posko mudik lebaran”.
 
Dalam penutupnya Ketua Ansor Kuningan KH Didin Misbahudin menyampaikan  “kami atas nama Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Kuningan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Dr. Wahyu Hidayah selaku Sahabat Banser Biro Infokom atas terselenggaranya Silaturahmi Ansor, Banser dan Tokoh Masyarakat Kuningan”.(red)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Silaturahmi Ansor Banser Tangkal Paham Radikalisme Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan