Iklan Google 728

25 Januari 2019

Artikel: Cashless



suarakuningan.com - Dalam transaksi Tradisional, pembayaran baik barang maupun jasa menggunakan sistem Barter atau bertukar barang sesuai kebutuhan.

Pada perkembangannya, dalam transaksi Modern, karena manusia sudah tidak berpindah-pindah, mereka mulai menetap di suatu tempat, maka terciptalah Uang sebagai suatu benda yang diterima secara umum oleh masyarakat untuk mengukur nilai, menukar, dan melakukan pembayaran atas pembelian barang dan jasa, dan pada waktu yang bersamaan bertindak sebagai alat penimbun kekayaan.

Di jaman Milenial ini. Uang sudah mulai berubah bentuk. Segala transaksi pembayaran yang awalnya menggunakan uang berbentuk fisik baik logam maupun kertas, sudah berubah menggunakan kartu (ATM)/ debet maupun kartu kredit alias tinggal gesek ketika kita melakukan transaksi pembayaran. Dan kini transaksi pembayaran sudah bergeser ke HP. Apa-apa yang kita butuhkan tinggal pijit-pijit HP. Banyak aplikasi yang bermunculan sebagai jawaban. Bahkan sudah banyak yang menggunakan Scan Code QR.

Seiring berjalannya waktu, Pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik dalam Layanan Keuangan Digital.

Tujuh tahun berlalu, di tempat tinggalku, Kabupaten Kuningan, Pemerintah Daerah baru mengeluarkan Surat Edaran Nomor : 910/219/BPKAD Tanggal 18 Januari 2019 tentang Implementasi Transaksi Non Tunai.

Surat Edaran tersebut menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 910/1867/59 Tanggal 17 April 2017 tentang Implementasi Transaksi Non Tunai pada Pemerintah Kabupaten/ Kota serta Surat Direktur Jendral Bina Keuangan Nomor 910/4593/Keuda Tanggal 10 Oktober 2017 perihal Perkembangan Kesiapan Implementasi Transaksi Non Tunai pada Pemerintah Daerah, dan Surat Edaran Bupati Kuningan Nomor 910/4167/BPKAD Tanggal 23 Nopember 2017.

Karena Pemerintah Kabupaten Kuningan bekerjasama dengan Bank Jabar dan Banten (BJB) Cabang Kuningan. Otomatis seluruh Pegawai, baik Aparatur Sipil Negara (ASN) ataupun Tenaga Harian Lepas (THL) yang belum memiliki Rekening BJB harus segera membuka Rekening di Bank tersebut. Mulai Januari 2019 ini, seluruh Gaji dan Tunjangan serta Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) atau Tunjangan Kinerja sudah harus masuk rekening.

Saya melihat kesibukan luar biasa di Sub Bagian Keuangan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, para Pelaksana selain sibuk melayani tamu baik secara langsung maupun telepon dari sekolah-sekolah baik SD maupun SMP juga pegawai di Dinas, merekapun sibuk menginput data rekening para pegawai di SMP maupun di Kecamatan.
"Jadi untuk pertama ini, yang ASN segala tunjangan di bayarkan seperti gaji, yang masuk rekening seperti biasa. Yang belum punya rekening, tinggalkan saja, nanti menyusul. Sedangkan untuk THL, segera informasikan kepada Bendahara Sekolah untuk segera mengumpulkan rekening pegawai THL, soft copy dalam bentuk CD dan hard copy segera kasihkan ke Ibu Hj. Wina dan Ibu Lia untuk di input." Bolak balik Bapak Yayan Sudianto, Bendahara Gaji, menjelaskan kepada setiap tamu yang datang.

Di BJB Cabang Kuningan pun sama halnya, baik di Teller maupun Costumer Service, sibuknya luar biasa. Banyak Nasabah yang mengaktifkan nomer rekeningnya yang terblokir, juga banyak yang membuka Rekening baru.

"Saya jarang transaksi, jadi rekeningnya keblokir, ini mau minta di aktifin lagi." Ujar salah seorang Ibu Guru yang mengajar di salah satu SD Negeri Kuningan.

"Bapak baru mau buka rekening Neng, males masuk rekening gaji tuh sebenernya. Ribet juga harus gesek ATM tiap mau ngambil. Mending kalau gajinya utuh, ini tinggal sisa, di potong pula administrasi Bank." Ini alasan dari seorang pelaksana di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, yang masih Golongan II.

Beruntung sudah hampir dua tahun ini, saya menggunakan aplikasi PayTren. Dua rekening di Bank pun sudah saya daftarkan SMS Banking, Internet Banking, dan Mobile Banking. Jadi sudah terbiasa menggunakan transaksi Non Tunai. Semua transaksi sudah dalam genggaman tangan.

Seorang teman -Lina namanya, yang sudah biasa menggunakan pembayaran non tunai berujar : "Pembayarannya mudah, nggak perlu bawa banyak uang cash. Yang penting tabungannya banyak."

Meski pada kenyataannya masih banyak yang pro kontra. Perubahan seperti ini layaknya kita sambut dengan suka cita. Jika tidak ingin ketinggalan jaman, ya kita harus mengikuti perkembangan dan perubahan jaman. Karena banyak keuntungan yang akan dirasakan langsung oleh kita sebagai pengguna. Diantaranya: efisien, keamanan terjamin, pengeluaran bisa di batasi, mencegah korupsi, sudah banyak merchant yang menerima pembayaran non tunai, dan masih banyak lagi.

NITA JUANITA
Kuningan, 25 Januari 2019
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Artikel: Cashless Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan