728x90 AdSpace

4 Juni 2019

Puisi: Renungan Malam Takbir



Apakah yang tersisa untukku di akhir ramadhan ini Tuhan?

Kemuliaan atau kehinaankah yang akan menjadi milikku?

Bagaimana bisa mengatakan aku mendapat kemenangan sedangkan segala ragaku adalah saksi yang tak bisa membohongiMu..

Bagaimana aku bisa berkata bahwa aku pemenang dalam ramadhan ini sedangkan lisanku lebih fasih bercerita aib makhlukmu dibanding memujimu.

Bagaimana aku mengakui bahwa aku kembali suci sedangkan mataku tak pernah menunduk pada tanah seolah aku tidak akan menjumpai mati...

Layakkah aku mengaku bahwa esok akan kembali pada fitri sedangkan hati tak pernah aku ajak untuk memahami arti kembali...

Tuhan...berpurapurakah aku jika aku katakan aku menang dan meraih suci?

Tuhan...pantaskah aku mengatakan bahwa segala raga telah jatuh cinta sedangkan hati ini penuh pengkhianatan padamu...

Tuhan,,,tersisa apakah akhir ramadhan ini untukku ?

Begitu menggema takbir di setiap penjuru dunia...Allahuakbar...Allahuakbar...Allahuakbar...

Maha besar Allah...Allah maha besar....namun dalam diri ini ada yang lebih besar darimu,,,,yaitu kesombonganku...

Aku sadar itu adalah kesalahan...namun entah kenapa kesombongan itu seolah raja bagi diri yang telah mengambara...diri..hati...diam diam dengan penuh kelembutan mengakui nya bahwa aku adalah makhluk suci...makhluk yang penuh hak mendapatkan kepercayaan darimu untuk menjadikan dunia dalam genggaman...

Sucikah aku,muliakah aku?sedangkan hati tupa aku cuci,,tapi rupa begitu sering aku basuh atas Nama kesucian...

Ah..apa yang tersisa untukku di malam ini?

Seandainya ada kemuliaan yang tersisa untukku itu hanya karena rahmatan yang bertebaran di alam semesta ... namun jika kehinaan yang tersisa untukku ,,, maka kepada siapa aku harus mengadu  ?






By: Bumi Syahida (Desa Jalatrang, Cilebak Kuningan)
30 ramadhan
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Puisi: Renungan Malam Takbir Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan