Iklan Google 728

2 Oktober 2019

LKS LU Wahana Insani Waluya Kuningan Penerima Penghargaan Mensos Diincar Kabupaten Lain



Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKS LU) Wahana Insani Waluya
Kabupaten Kuningan meraih penghargaan Tahun 2019 dari Kementerian Sosial
pada puncak peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-23 tahun 2019
di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, Kota Bandung


suarakuningan.com – Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKS LU) Wahana Insani Waluya Kabupaten Kuningan meraih penghargaan Tahun 2019 dari Kementerian Sosial pada puncak peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-23 tahun 2019 di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, Kota Bandung.

“Alhamdulillah, penghargaan diserahkan langsung Mentri Sosial RI Agus G. Kartasasmita didampingi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Dan apresiasi ini menjadi pendorong lebih bagi semangat kami disini,” ujar Erhan Herdiyanto, Ketua LKS LU Wahana Insani Waluya di sekretariat cabang Desa Ciputat Ciawigebang, Selasa (01/10).

Lembaga yang dirintis Erhan bersama para relawan ini bergerak secara rutin untuk melakukan kunjungan-kunjungan kepada para lansia. Lembaga yang bermarkas utama di Desa Caracas Kecamatan Cilimus ini membuka pos kegiatan di Ciawigebang.

Anah (68) menghuni separuh kandang kambing yang disulap menjadi "bedeng"
Erhan menjelaskan dari angka lansia nasional yakni 7%, rata-rata angka lansia di kecamatan-kecamatan di Kuningan sekira 7%, khusus di Ciawigebang angkanya 10% diatas angka nasional. “Dengan pertimbangan ini pula kami membuka pos pelayanan lansia di Ciawigebang agar lebih banyak para lansia yang terjangkau sekemampuan kami,” ujarnya.

Para relawan yang tergabung dalam pendamping LKS LU ini dinlai Kemensos paling beragam latar belakang, mulai dari perawat, pemuda, pelajar, tokoh agama, tokoh masyarakat bahkan beberapa “preman pensiun” bertatoo.

Meski minim publikasi, ternyata LKS LU Wahana Insani Waluya ini mendapat sorotan banyak kalangan dari berbagai tingkat dan berbagai daerah, terlebih setelah meraih penghargaan kemarin.

Kegiatan LKS LU Wahana Insani Waluya ini mendapat perhatian dari kabupaten kabupaten lain yang bahkan mengundang Erhan untuk menjadi perumus kebijakan daerah. Erhan kini menjadi salah satu perumus kebijakan kementrian sosial bidang LKS LU dan menjadi salah satu pembicara di Kementrian Sosial.

Hj. Desi Ratnasari MSi Mpsi (Anggota DPR RI Komisi VIII) melakukan kunjungan kerja tahun 2018 ke wilayah binaan LKS LU. Belasan orang kemensos pun pernah menyambangi LKS LU Wahana Insani Waluya ini.

Ditanya darimana donasi kegiatan untuk pelayanan kesehatan dan kelayakan hidup para lansia? Erhan menjelaskan bahwa sumber dana murni dari sumbangan para donatur. Ada donatur yang tidak mau disebutkan namanya dari Departemen di Jakarta yang kerap mendadak datang dan memberikan bantuan. 

Juga ada Komunitas Captiva Chevy Club (Club pengendara Chevrolet) Chapter Depok yang membantu perlengkatan kasur, selimut bagi para lansia.

Di pos pelayanan yang masih dalam renovasi ini secara rutin dilakukan pengajian bagi para lansia. Pernah ada tamu yang berkunjung saat ada pengajian, lalu beberapa hari kemudian si tamu membawa atasannya kemari dengan membawa seratusan Quran untuk disumbangkan ke para lansia. Mengingat berbagai kondisi, akhirnya sebagian menyimpan Al Quran di pos layanan ini.

Penulis diantar Kang Erhan untuk mengunjungi beberapa lansia yang dibinanya, diantaranya ada Emak Anah (68) warga Dusun Wage Desa Ciputat Kecamatan Ciawigebang yang tinggal sebatangkara sepeninggal suami keduanya. Anah menempati kandang kambing tetangganya yang disulap menjadi kamar sekaligus dapur.(red)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: LKS LU Wahana Insani Waluya Kuningan Penerima Penghargaan Mensos Diincar Kabupaten Lain Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan