728x90 AdSpace

Update
2 Juni 2020

Puisi: Pagi Buta

Mahasiswa Ilmu Lingkungan

















pagi-pagi sekali kamu sudah menegur-Ku
serta menanyakan sebuah alamat.
"Apa Kau tahu rumahnya si fulan?"
Aku mengangguk. Tak biasanya kamu
menegur-Ku, apalagi di pagi buta, saat matahari masih bermalas-malasan.
Maka Aku tunjukkan peta sederhana
melalui tangan, dan kamu dengan jeli
memerhatikannya.

padahal jika kamu hanya hendak mati,
aku bisa menyiapkan secangkir teh
terlebih dahulu di beranda rumah-Ku.
Kita bisa melalui beberapa percakapan
yang barangkali menyenangkan.

pada siapa kamu hendak berlabuh
sampai setergesa itu?


- Yogyakarta, 27 Mei 2020

baca juga:

Puisi: Doa Kekasihku Menjelang Kematiannya

Tanyakan Pada Cermin



  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Puisi: Pagi Buta Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan