728x90 AdSpace

Update
29 September 2020

Apa Kabar Mak Ijah

Puisi didekasikan untuk mak Ijah seorang pemulung









Pagi merambat menyingkap gelap yang masih terlelap

Subuh sayu mengharu menyentuh kalbu-kalbu yang khusuk

Mak ijah tergopoh dengan mukena lusuh 

Langkahnya gontai menyimpan renta usia

Mak Ijah,

Apa kabarmu ?

Dibawah gerimis kau tetap bercengkrama bersama mentari

Karung usang pembawa mimpi akan lapar yang tertunda

Memunguti satu dua koin yang dibuang penjudi jalanan

Mak ijah tetap melangkah menata asa tentang hari depan

Bayangan wajah anak-anak manja yang tak peduli akan lelahnya

Mak Ijah, 

Apa kabarmu ?

Tak pernah ada  airmata, “orang miskin tak boleh menangis” 

Kata mak ijah saat kusuguhkan secangkir kopi dan sepiring ubi

Saat mak Ijah lewat didepan kedai  tempatku bekerja

Ia menunjukkan sebuah luka yang dibalut kain usang

Mak Ijah

Apa kabarmu, 

Sore ini gerimis mengingatkan akan senyummu

Jarak menjauhkanku darimu mak,

Tak lagi bisa kusuguhkan secangkir kopi dan sepiring rebus ubi

Lalu mendengarmu bercerita tentang botol-botol yang kau kumpulkan

Sekira itu cukup untuk satu atau dua liter penghantar langkah

Penopang raga menuai asa diujung harapan

Kuningan, 270820

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Apa Kabar Mak Ijah Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan