Penyemprotan Eco Enzyme Atasi Gas Buang TPA Ciniru



suarakuningan.com – Hari Jadi Pertama Komunitas Eco Enzyme (KEE) Kuningan dirayakan penyemprotan cairan Eco Enzyme bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kuningan melalui UPTD Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Ciniru – Kecamatan Jalaksana. Bertempat di TPA Ciniru, Cairan Eco enzyme sebanyak 250 liter bersumber dari KEE dan Dinas LHK Kabupaten Kuningan diserahkan kepada Kepala UPTD TPA Ciniru, Aman dan perwakilan masyarakat terdampak residu TPA Ciniru.



Kegiatan dibuka Kabid Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Beni Setiawan. Dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada KEE Kuningan yang telah peduli pada pengelolaan sampah di TPA Ciniru khususnya, di Kabupaten Kuningan umumnya.

Penyemprotan ini diharapkan mengurangi residu gas beracun yang ditimbulkan sampah serta membasmi bakteri E. Coli yang sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat khususnya di sekitar TPA.

Kepedulian penanganan dan pencegahan membanjirnya sampah di areal 5,5 hektar TPA Ciniru ini tentu diharapkan dapat berdampak kepada kesadaran masyarakat untuk memilah dan menangani sampah di hulu, baik di lingkungan rumah tangga, RT, RW, desa.

Perwakilan Komunitas Eco Enzyme Kuningan, Ir Dendie Warsita menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda peringatan setahun hari jadi Eco Enzyme yang merupakan tanggal lahir penemu eco enzyme, Dr. Rosukon Poompanvong bertepatan tanggal 4 Januari.

Dendi yang juga mantan Kadis Kehutanan Kabupaten Kuningan ini menyampaikan penjelasan detail tentang proses pembuatan, manfaat eco enzyme.

Penyemprotan eco enzyme sebanyak dua liter dimasukkan ke truk tangki volume 4000 liter air dilakukan di areal sampah pasif di TPA Ciniru.

Untuk mengcover areal sampah pasif di TPA seluas dua hektar, hanya membutuhkan 4 tangki mobil dengan volume eco enzyme 2 liter per tangki, artinya hanya butuh 8 liter eco enzyme. Diharapkan penyemprotan dapat dlakukan secara ideal yakni selama seminggu berturut turut untuk mengoptimalkan penanganan residu gas beracun, Bakteri E. Coli dan Kolam Stabilisasi Untuk Penanganan Air Lindi. (Leachate).

Di Sela penyemprotan, menurut Kepala UPTD TPA Ciniru, Aman, Sebagian lahan sampah pasif, tampak telah mulai dikembalikan fungsi menjadi areal pepohonan dengan ditanamnya pohon pohon di atas tumpukan sampah pasif (sudah lama tertimbun).(red)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Penyemprotan Eco Enzyme Atasi Gas Buang TPA Ciniru"

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.