Hot News
22 Juni 2023

kontemplasi pagi

 



aku tak lebih daging dan tulang

yang diletakkan antara baik buruk

hidup mati, bahagia sedih

bahkan jatuh dan bangun 

antara pula masriq dan magrib

yang dikuasai zarvan

dan takkan mampu melihat

wujud sesungguhnya aku

tanpa berhenti, bersimpuh sujud

menatapi hati


waktu yang bergerak cepat, mau atau tidak

akan terbawa pada perpisahan sekaligus 

pertemuannya, peniadaan sekaligus penjelmaan

maka daging dan tulang kembali tiada, 

saat itu tak ada nama 

kecuali nafsulmutmainah 

di depan pintu keabadian


wahai waktu, ajari aku

menyusun tarian pada harmonimu

pada hentakan hentakan ritme mu

hingga aku gemulai mengikuti

gelombang dahsyat dan hening sujudmu

dan ajari aku mengurai makna

"di dalam kesulitan ada kemudahan"

agar aku tidak keropos bagai gumuk

ajari pula aku bagaimana 

aku bisa diam yang bernilai permata

ditengah kegesitanku 

mengejar putaran darwis mu 

agar aku temukan cinta dengan wajah baru, bukan warisan terdahulu


dengan sesenggukan dan gundahku

pelahan dipahamkan, betapa karier

telah mempesonakan wajah semunya

agar ditukar waktu dengan sekerat roti

cukup...kuatkan cinta lagi

samudra ini bakal tak bertepi

ingat lagi : "alastu bi robbikum"

agar tak ingkar janji


ruh2018#tariandarwis(revisibaru)



keberadaan

seirama sampai rumah.

tetapi ternyata...

ruang cinta.

batu uji

tanpa tawamu

semesta galaksi liar

48. al majiid (maha mulia)

renungan pagi : oleh ruh anto

ruh anto, lahir di sidoarjo 1964. suka terhadap berbagai dunia seni sejak masih sekolah (muda ). sempat belajar musik di yasmi ( yayasan musik indonesia ), dan menjadi guru privat clasic guitar dan belajar fotografi dari para master indonesia. juga sempat membuka class terbuka untuk fotografi di sela kesibukan sebagai partner perusahaan jerman.

membaca menjadi hobi sejak nongkrong di bengkel muda surabaya dan tergabung di fass ppia  (forum appresiasi sastra surabaya indonesia amerika 1986 - 1990 an ) yang saat itu dimotori bapak rudi isbandi dan aming aminoedhin.

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: kontemplasi pagi Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan