728x90 AdSpace

24 Maret 2019

Mahasiswa PBSI Kembali Boyong 2 Piala Nasional



suarakuningan.com - "Hasil tidak akan mengkhianati proses" merupakan sebuah pepatah yang rasanya memang benar adanya. Pepatah tersebut menjadi sihir bagi mereka yang mengikuti lomba Festival Literasi Uhamka (FLU) jilid tiga (3) tahun 2019 yang bertempat di Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka Jakarta.

Rangkaian lomba nasional di event ini antara lain: membaca puisi, musikalisasi puisi, menulis esai, menulis cerpen, menulis naskah drama pendek, dan pentas drama pendek, tingkat siswa maupun mahasiswa. Dengan rentang pelaksanaan antara 21-23 Maret 2019 kemarin.

Dan untuk ketiga kalinya, Sabtu (23/3), mahasiswa Universitas Kuningan (Uniku), kembali memboyong predikat juara, yaitu juara satu (1) lomba menulis esai dan juara dua (2) membaca puisi. Predikat juara itu masih dipegang oleh pemenang lomba FLU jilid 2 tahun 2018 yang lalu yaitu saudara Muhammad Saepudin (Lomba Menulis Esai) merupakan mahasiswa semester empat (4) dan Dede Rudiansah (Lomba Membaca Puisi) mahasiswa semester enam (6). Kedua mahasiswa yang kembali menorehkan prestasi nasional itu, berasal dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Kuningan (Uniku).

Ketika menerima kabar tersebut, Ketua Program Studi (Kaprodi) PBSI Ifah Hanifah, M.Pd., mengucapkan, rasa syukur dan pesan kepada para mahasiswanya yang kembali berhasil menorehkan prestasi di event FLU Jilid 3 tahun 2019 tersebut.

“Saya tentu senang mendengarnya dan tidak henti-hentinya mengucapkan syukur alhamdulillah. Hal itu karena saya yakin bahwa apa yang dicapai mahasiswa saya selain karena ikhtiar mereka, juga karena ridho dari Allah swt. Dan bahkan hal itu adalah faktor utama. Selain itu saya berpesan untuk mahasiswa PBSI khususnya, dan mahasiswa Uniku pada umumnya adalah untuk terus berusaha menjadi lebih baik, minta selalu, Allah selalu menemani langkah kalian. Titipkan semua hal padaNya agar jika menang atau sukses tak membuat kita sombong dan ketika gagal tak membuat kita kecewa dan menyerah,” tuturnya.

Senada dengan apa yang disampaikan Kaprodi PBSI, Saepudin yang juga Ketua Himpunan Mahasiswa (Hima) PBSI yang baru, mengungkapkan, rasa syukur atas anugerah yang didapatnya di lomba menulis esai FLU tahun ini.

“Sebenarnya saya tidak percaya tulisan esai saya tembus juara satu (1) lagi, saya sangat bersyukur sekali. Terutama untuk Ibu dan Bapak saya, saya persembahkan prestasi ini untuk mereka berdua. Karena tanpa doa-doanya, saya mungkin tidak akan mendapatkan prestasi ini. Selain itu, saya juga senang dan haru, karena saya masih bisa memberikan prestasi untuk UNIKU, khususnya Prodi PBSI FKIP,” ujarnya.

Lebih jauh, Saep sapaan akrabnya, mengungkapkan, bahwa keikutsertaannya dalam Festival Literasi Uhamka (FLU) tempo hari itu, merupakan satu permulaan dalam rangkaian event perlombaan yang akan dilaksanakannya beberapa pekan kedepan. Mulai dari perlombaan sastra piala Sapardi Djoko Damono, sampai perlombaan sastra tingkat internasional.

“Setelah perlombaan kemarin, saya dan beberapa rombongan mahasiswa Universitas Kuningan (Uniku), sesuai dengan agenda yang telah direncanakan akan mengikuti perlombaan membaca puisi piala sapardi di STKIP Yasika Majalengka dan membaca cerpen tingkat internasional di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Jika kemarin kami berhasil menjuarai lomba menulis esai, dan membaca puisi, mudah-mudahan dan mohon doa restu serta dukungannya dari segenap civitas akademika Universitas Kuningan (Uniku), semoga nanti kami sebagai wakil dari Universitas dapat kembali memboyong juara atau bisa kembali menorehkan sebuah prestasi yang membanggakan, Amiin,” ungkapnya.




Sementara itu, Rektor Universitas Kuningan (Uniku) Dr. Dikdik Harjadi, SE., M.Si., saat dimintai keterangannya, Selasa (26/03/2019), mengatakan, dirinya menyambut baik dan mengapresiasi penghargaan yang setinggi-tingginya kepada dua (2) mahasiswa Universitas Kuningan (Uniku) dari program studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Imu Pendidikan (FKIP) atas nama Saepudin dan Dede Rudiansyah yang kembali bisa menorehkan prestasi nasional dengan menjuarai lomba menulis esai dan lomba baca puisi di ajang Festival Literasi Uhamka (FLU) tahun 2019.

“Terimakasih saya sampaikan dan apresiasi penghargaan yang setinggi-tingginya kepada kedua mahasiswa Prodi PBSI FKIP Uniku yang telah kembali menorehkan sebuah prestasi nasional dengan menjuarai lomba menulis esai atas nama Saepudin dan lomba baca puisi atas Dede Rudiansyah. Ini menandakan bahwa mahasiswa Uniku walaupun berada di daerah, namun mampu bersaing dan menunjukan kualitasnya,” tuturnya.

Lebih jauh, sambung dosen Sekolah Pascasarjana Prodi Magister Manajemen  (MM) Uniku itu, berharap, dengan diraihnya kembali prestasi oleh teman-teman mahasiswa dari Prodi PBSI FKIP, diharapkan dapat memberikan dorongan semangat motivasi bagi mahasiswa dan mahasiswi Uniku lainnya, untuk kembali meraih sebuah prestasi, baik itu di  bidang akademik maupun non akademik.

“Di Uniku itu ada program “kadeudeuh” yang dikhususkan bagi mahasiswa dan mahasiswi Uniku yang berhasil mengharumkan dengan sebuah menorehkan prestasi baik di bidang akademik maupun non akademik berupa bantuan pendidikan atau beasiswa bagi mereka yang berprestasi. Mari kita doakan, semoga saudara Saep dan Dede ini yang akan kembali berjuang dalam dua (2) ajang yang akan mereka ikuti dalam waktu dekat, bisa kembali berprestasi dan berhasil menharumkan nama Uniku. Semoga berhasil dan selamat berjuang,” harapnya. (humas Uniku/Iis / De / Sep / red)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Mahasiswa PBSI Kembali Boyong 2 Piala Nasional Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan