728x90 AdSpace

Update
29 September 2015

Sustainability Reporting

oleh: A. Biqi Sudrajat

Sepak terjang pelaksanaan CSR di Kabupaten Kuningan cenderung bersifat filantropis, hampir tidak menyentuh hal-hal yang sifatnya sustainable (berkelanjutan). Kemitraan antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat tidak benar-benar terjalin untuk suatu tujuan bersama akan efektifitas pemanfaatan dana CSR.

Sedangkan para pakar CSR di Indonesia meyarankan cara efektif untuk menjalankan CSR adalah dengan membangun kemitraan tiga sektor (Pemerintah, Dunia Usaha, Masyarakat), baca Kemitraan Tiga Sektor (di web KNPI DPD Kuningan, http://www.knpikuningan.com)

Sejauh manakah CSR benar-benar diterapkan dunia usaha di Kabupaten Kuningan, apakah hanya sebatas ikut-ikutan atau benar-benar terprogram, terencana, tereveluasi sehingga dapat melahirkan efek positif dari kepedulian dunia usaha untuk masyarakat kuningan. Setidaknya, ada sebuah laporan pengungkapan pelaksanaan program CSR dari perusahaan-perusahaan yang melaksanakannya. Sustainability Reporting (Laporan Keberlanjutan) harus benar-benar dibuat oleh masing-masing perusahaan agar dapat terukur capaian dari pelaksanaan CSR tersebut.

Jika kinerja perusahaan tercermin dalam laporan keuangan, maka kinerja CSR akan disimak melalui sebuah laporan yang disebut “Laporan Keberlanjutan”  (Sustainability Reporting). Dalam prakteknya, ada yang menggunakan nama lain untuk laporan jenis ini, misalnya laporan sosial (social report), laporan lingkungan (environmental report), laporan sosial dan lingkungan (social and environmental report).

Laporan CSR atau laporan keberlanjutan pada hakekatnya memuat tiga aspek pokok yaitu ekonomi, lingkungan dan sosial. Oleh sebab itu, laporan itu disebut juga “triple bottom line reporting” . Laporan keberlanjutan ini mengungkap visi, misi, kebijakan, dan strategi perusahaan terutama yang berhubungan dengan ketiga aspek tersebut (ekonomi, lingkungan, sosial). Laporan juga mengungkap profil ringkasan perusahaan, parameter yang digunakan dalam laporan, tata kelola dan komitmen-komitmen, serta tata hubungan dengan stakeholder.

Pengungkapan kinerja CSR melalui laporan keberlanjutan kini semakin penting terutama untuk membuat keputusan investasi jangka panjang. Selain itu, melalui laporan keberlanjutan akan terungkap apakah tingkat keterbukaan perusahaan sudah satu level dengan harapan masyarakat, sampai sejauh mana perusahaan memahami ekspektasi para stakeholder, apa yang menjadi perhatian stakeholder dan bagaimana perusahaan menyikapinya?, dan sampai sejauh manakah manajemen mengenali dan peduli tentang apa yang dimaksud dengan dampak lingkungan. Lebih dari itu, dengan membuat laporan keberlanjutan akan terungkap apakah perusahaan sudah mengungkapkan informasi secara transparan dan jujur, termasuk informasi negatif.

Menurut Gadzar (2007:8) perusahaan yang telah menyusun dan mempublikasikan laporan kinerja sosialnya akan memberikan empat manfaat yaitu : pertama, Meningkatkan reputasi perusahaan. Semakin transparan perusahaan dalam aspek-aspek yang dituntut oleh seluruh pemangku kepentingannya, semakin tinggi pulalah reputasi perusahaan. Tentu saja, kalau kinerja yang dilaporkan itu baik dan valid. Karenanya, perusahaan harus terlebih dahulu meningkatkan kinerjanya dengan sungguh-sungguh. Validitas juga sangat penting, karena stakeholder tidak akan pernah memaafkan perusahaan yang melakukan pembohongan publik.

Kedua, Melayani tuntutan pemangku kepentingan. Pemangku kepentingan adalah pihak-pihak yang terpengaruh oleh dan bisa mempengaruhi perusahaan dalam mencapai tujuannya. Tentu saja, mereka yang terpengaruh hidupnya oleh perusahaan berhak untuk mengetahui aspek-aspek yang bersentuhan dengan kehidupan mereka. Mereka yang bisa mempengaruhi perusahaan sangat perlu untuk mendapat informasi yang benar, sehingga pengaruh mereka bisa diarahkan ke tujuan yang tepat.

Ketiga, Membantu perusahaan dalam membuat berbagai keputusan. Laporan kinerja yang baik tentu saja akan memuat indikator-indikator yang akan membantu perusahaan melihat kekuatan dan kelemahan dirinya. Perusahaan bisa sedikit lebih tenang dalam aspek yang indikator-indikatornya menunjukkan kekuatan. Di sisi lain, perusahaan perlu mencurahkan sumberdaya yang lebih besar untuk aspek-aspek yang tampak masih lemah. Laporan periodik dengan indikator yang konsisten sangat diperlukan di sini, sehingga naik turunnya kinerja bisa terpantau dan disikapi dengan keputusan yang tepat.

Keempat, Membuat investor dengan mudah memahami kinerja perusahaan. Sebagaimana yang sudah diungkapkan di atas, ada kebutuhan yang semakin tinggi dari investor untuk bisa mengetahui kinerja perusahaan yang sesungguhnya. Para investor jangka panjang benar-benar ingin mengetahui apakah modal yang ditanamkannya aman atau tidak. Dengan demikian pelaksanaan CSR tidak hanya sebatas ceremonial atau sekedar ikut-ikutan, namun lebih terencana dan benar-benar memberikan efek positif terhadap stakeholders.

Dengan melihat manfaat yang dapat diperoleh dari pembuatan laporan keberlanjutan (sustainability reporting) sudah dapat dipastikan bahwa perusahaan terkait jauh lebih besar memperoleh keuntungan yang sifatnya jangka panjang. Oleh sebab itu transparansi dan akuntabilitas perlu benar-benar di praktekan oleh setiap perusahaan, agar semua dapat menjalankan perannya dengan baik.

Penulis adalah Wakil Ketua Hubungan Antar Lembaga DPD KNPI Kuningan

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Sustainability Reporting Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan