Hot News
3 April 2016

Cerpen: Peka


Suatu hari ada seorang kakek tua renta sedang mendorong gerobak dengan susah payah akan melewati sebuah tanjakan,bertepatan disitu ada sekumpulan pemuda sedang nongkrong tetapi tiba tiba ada seorang Pria sebut saja namanya Peka menghampiri sekelompok pemuda itu lalu mengatakan PEKA ! PEKA ! PEKA ! Dan selanjutnya si Peka membantu kakek tua renta itu mendorong gerobaknya melewati tanjakan tersebut.

Kemudian si Peka melanjutkan perjalanannya,ketika perjalanannya ia melihat seorang nenek yang akan menyebrang dengan kesulitan ,bertepatan dipinggir jalan tersebut ada sekelompok tukang ojeg yang sedang mangkal,Tiba tiba si Peka menghampiri mereka(sekelompok tukang ojeg) lalu mengatakan PEKA ! PEKA ! PEKA ! Selanjutnya ia membantu nenek tersebut untuk menyebrang.

Keesokan harinya si Peka pergi ke sekolah diperjalanan ia melihat sampah dan disampingnya terdapat tempat sampah .Ternyata sampah tersebut berasal dari sepasang laki laki dan perempuan yang sedang makan pisang.Tiba tiba si Peka menghampiri mereka lalu mengatakan : PEKA ! PEKA ! PEKA ! Selanjutnya si Peka membuang sampah itu pada tempatnya.

Selanjutnya si Peka melanjutkan perjalanannya ke sekolah.Ketika di sekolah ia melihat gurunya sedang membawa buku dengan susah payah karena bukunya terlalu banyak. Bertepatan ditempat tersebut ada banyak murid yang sedang santai santai (mainin hp) Tiba-tiba si Peka menghampiri mereka lalu mengatakan : PEKA ! PEKA ! PEKA ! Selanjutnya si Peka membantu gurunya untuk membawa buku-buku tersebut.

Setelah itu si Peka pergi ke kantin,Di kantin ia melihat adik kelasnya sedang kesulitan mengambil jajanan karena ketinggian.Bertepatan disitu penjaga kantin sedang duduk saja sambil mainin hp,lalu tiba-tiba si Peka menghampiri ibu kantin lalu mengatakan : PEKA ! PEKA ! PEKA ! Selanjutnya ia membantu adik kelasnya untuk mengambilkan jajanan.

Pada saat pulang sekolah si Peka sedang menunggu angkutan umum di halte.Bertepatan disitu ada sepasang pasangan,si Peka tidak sengaja mendengar percakapan pasangan tersebut :
Wanita : Bep, kitakan udah lama pacaran ?
Pria : Iya udah lama say,terus kenapa ?
Wanita : Terus kita mau gini aja ? Kapan kamu akan mempersuntingku ?
Tiba-tiba si Peka menghampiri si pria itu lalu mengatakan : PEKA ! PEKA ! PEKA ! Pacar lu pengen lu halalin... Selanjutnya si peka itu langsung pulang dengan naik angkutan umum.

Pada malam harinya si Peka menuliskan sebuah catatan tentang kejadian yang telah ia alami selama dua hari ini.
Catatannya bertuliskan : Di zaman ini orang telah mengenal istilah PEKA,tapi masih banyak orang belum PEKA "Peduli dengan sekitar kita"

Sebuah cerpen karya M. Septian (OSIS SMAN 1 Garawangi - Kabupaten Kuningan)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Cerpen: Peka Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan