728x90 AdSpace

Update
3 Agustus 2016

Perubahan Rani


Penulis: Benning Rizahra (Kuningan, Jawa Barat)
Guru Konsultan Sekolah Literasi Indonesia Yayasan Pendidikan Dompet Dhuafa

SuaraKuningan.com - Masa bakti di sekolah MI AL-Ikhlas menyisakan 6 bulan lagi. Sekolah yang berlokasi di kampung Gunung Putri desa Sukatani kecamatan Pacet kabupaten Cianjur Jawa Barat ini sudah bersama saya 6 bulan ini dalam program Sekolah Literasi Indonesia.

Tugas selama menjadi Guru Konsultan dari Makmal Pendidikan ini dalam mendampingi MI Al-Ikhlas menugaskan saya salah satunya membuat kelas Model. Ya, kelas yang akan dijadikan contoh bagi kelas-kelas yang lain baik dari tata ruang kelas, perlengkapan kelas, display kelas, posisi duduk, dan juga karakter anak.

Kelas model ini pada awal bertugas adalah kelas 3B. Ada murid bernama Rani C. C nya apa??? Tidak ada kepanjangannya, itu hanya tanda untuk membedakan nama-nama Rani lainnya. Lucu yah?? Rani ini yang awalnya biasa saja, bahkan sedikit lambat dalam membaca diantara beberapa teman lainnya, pemalu, di kelas tidak menojol, cenderung hanya iya-iya saja terhadap apapun itu tanpa berani berkomentar, bahkan yang saya perhatikan susah senyum,  sekarang telah jauh berbeda.

Setelah didalam kelas model ini sering diadakan sesi curhat apapun itu, tujuannya agar lebih dekat dengan mereka dan untuk mempermudah dalam mengarahkan, saya semakin dekat dengan Rani, walaupun tak ada yang sering dia curhatkan dan lebih cenderung mendengarkan.

Selain sesi curhat, saya sering ajak anak-anak ke jalur pendakian Gunung Gede yang dekat dengan sekolah sambil makan-makan, lalu kita membaca bersama, ngobrol sana sini, dan saya selalu minta ditungguin kalau pulang karna kita satu arah, membuat semuanya semakin dekat.

Karena saya melatih pramuka juga, saya sarankan untuk mengikutinya setiap hari Jum’at, lalu pada saat perpisahan kelas 6 kemarin ketika saya ditunjuk sekolah untuk penanggungjawab pentas seni, saya mengajarkan tarian anak-anak, dan Raani terlibat didalamnya. Latihan pagi, siang, sore yang kita jalani semakin membuat kami dekat.

Pada saat bulan Ramadhan tiba, saya mengadakan program yang diperintahkan langsung dari Yayasan Pendidikan Dompet Dhuafa untuk menjalankan program Pesantren Literasi (SANRASI). Kegiatan yang diadakan selain pagi hari diwaktu sekolah, juga diadakan setelah ashar sembari ngabuburit. Rani pun mengikutinya diantara beberapa orang saja yang mengikuti SANRASI sore ini. Setiap hari semakin dekat dan lebih mengenalnya. Dia pun jadi juara saat lomba SANRASI.

Seetelah ajaran baru, karena sibuk beberapa hal belum sempat masuk ke kelas Rani yang sekarang sudah kelas 4. Karena sudah menjelang hari Pramuka, di sekolah kita dakan latihan pramuka untuk mengikuti kemping. Dan, selalu seperti biasa, Rani pun mengikuti latihan walaupun dia tidak ikut kemping karena yang ikut kelas 6 dan 5.
Pernah suatu kali saya tanyakan kenapa selalu ikut kegiatan saya, Rani pun menjawab “seneng bu, sekarang jadi banyak teman.”. walaupun jawabannya bukan karena ingin ilmu yang lebih, hal itu pun sudah sangat luarbiasa bagi seorang anak sekolah dasar.

Akhirnya ada kesempatan saya untuk masuk ke kelas 4. Wow !!! terlihat sangat jauh  berbeda, mulai vokal dikelas, menulis tidak terlambat, berani mempresentasikan hasilnya, dan membacanya sudah lancar. Sangat menakjubakan, Alhamdulillah.

Dalam benak ini terlintas rasa takut kalau saja Rani berani seperti itu hanya karena sudah dekat dengan saya,  namun saya percaya dan beri keyakinan supaya Rani terus seperti itu dengan siapapun dan dikelas berapapun.***
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Perubahan Rani Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan