728x90 AdSpace

Update
11 September 2016

Final Sepakbola di Desa Kadatuan Seperti Final Liga Indonesia

Suarakuningan.com - Suasana pedesaan masih terasa kental dirasakan ketika pertama kali menginjakan kaki di sebuah desa yang jauh dari keramaian kota.

Desa Kadatuan Kecamatan Garawangi yang merupakan Desa pemekaran dari Desa Cirukem sekarang menjelma menjadi sebuah desa yang sejajar dengan desa-desa lainnya yang ada di Kabupaten Kuningan bahkan dengan desa induknya yaitu Desa Cirukem.

Desa Kadatuan yang baru saja menghelat sebuah kegiatan yaitu pertandingan Sepak bola antar  Dusun yang di ikuti oleh Enam Dusun. Dua Kesebelasan yaitu Asira FC dari dusun Tarik Kolot Landeuh dan  GSC MAS dari Dusun Bojong yang masuk sebagai finalis pada acara yang di sokong oleh beberapa anggota Dewan dari salah satu Partai Politik yang ada di Kabupaten Kuningan.

Ketua penyelenggara Ebo Darba S.Ip. yang juga Anggota Dalops Dinas Perhubungan Kabupaten Kuningan dalam sambutannya sebelum acara pertandingan final dilaksanakan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh tim yang bertanding karena telah mampu menjaga stabilitas keamanan sehingga acara tersebut bisa terselenggara dengan aman sesuai yang diharapkan.

Sementara Kepala Desa Kadatuan, Kastor melalui Sekdesnya Ero Rouf menyampaikan bahwa kemenangan merupakan tujuan tapi tidak dengan segala cara. Untuk itu pihaknya meminta agar seluruh pemain yang tampil dalam acara pinal ini harus menjunjung tinggi sportivitasnya, jaga persatuan dan kesatuan.

"kalaupun ada masalah cukup di selesaikan di lapang jangan sampai dibawa ke tempat lain apalagi kalau sampai memperuncing masalah," ujar sekdes di depan para pemain yang disaksikan oleh para sesepuh dan Ketua BPD, Burhani S. Pd.

Acara pertandingan sendiri berjalan cukup seru dan nampaknya seluruh pemain mengikuti apa yang disampaikan baik oleh Ketua Panpel maupun oleh Pemerintah Desa.

Hal itu terlihat dengan semua pemain sepertinya menghindari body kontek karena khawatir akan terjadi ketegangan, akhir pertandingan dimenangkan oleh ASIRA FC dengan sekor 2 : 0 yang dicetak oleh Engkos Kosasih dan Ridwan, sedangkan pencetak gol terbanyak diraih oleh Engkos Kosasih dengan nencetak 5 buah gol, sedangkan nominasi pemain terbaik diraih oleh Engkos Kosasih dari Asira FC dan Sigit dari GSC MAS.

Setelah selesai melaksanakan pertandingan Sepak Bola yang di laksanakan dari tanggal 28 Agustus sampai dengan tanggal 10 September 2016 dengan mempergunakan sistem setengah kompetisi dan menghabiskan dan sekitar Rp. 15.000.000,00 (Lima belas juta rupiah) yang bersumber dari bantuan 3 Anggota DPR  dari sebuah Partai yang ada di Kuningan, bantuan Tokoh perantau yang ada di Jakarta, pemerintahan Desa dan masyarakat lainnya.

Malamnya sambil memberikan hadiah kepada para pemenang masyarakat dihibur dengan musik dangdut yang didatangkan dari Kuningan.(Jon's)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Final Sepakbola di Desa Kadatuan Seperti Final Liga Indonesia Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan