728x90 AdSpace

Update
10 November 2016

BNN Kuningan Siarkan P4GN Melalui RRI



Suarakuningan.com - Menjadi jalur masuk peredaran narkoba jaringan internasional terutama sejak ungkap kasus pada bulan maret lalu.  Pemberitaan temuan  kepemilikan dan peredaran sabu seberat 39,5 kg dan 180.000 butir pil ekstasi di pelabuhan Cirebon.  Membuat Cirebon menjadi salah satu daerah rawan transit dan peredaran narkoba. 

Prihatin akan hal tersebut, radio publik RRI Cirebon mengadakan acara talkshow bertajuk “Pencegahan dan Rehabilitasi Bagi Penyalahguna Narkoba dan Obat-Obatan” dengan BNNK Kuningan sebagai narasumber acara (10/11).

Dalam acara yang disiarkan dari pukul 16.30 sampai dengan 18.00 ini dihadiri oleh 3 narasumber yaitu Agus Mulya, S.Pd, M,si, dr. Cindra Ade, dan Juju Junaedi. Para pendengar tidak sebatas wilaya Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan) tapi juga berasal dari Jawa Tengah bahkan Kalimantan Barat.  Dialog interaktif memancing pendengar RRi untuk berkomunikasi langsung baik melalui telepon atau sms. 

Seperti yang disampaikan salah seorang penelepon Bunda Indra mengenai apakah akan berefek sama antara pecandu narkotika dengan pecandu yang menggunakan obat resep dokter? Menurut dr. Cindra efek yang ditimbulkan keduanya hampir sama karena dapat menyebabkan adiksi. Namun  reaksi langsungnya terhadap tubuh penyalahguna tergantung pada dosis, interval, dan jangka waktu serta daya tahan tubuh masing-masing penyalahguna. 

Lebih jauh tentang pertanyaan tersebut dijawab oleh Juju Junaedi yang mengarahkan untuk melakukan layanan rehabilitasi bila menemui penyalahguna narkoba baik dari keluarga maupun lingkungan sekitarnya. Sebagai penyuluh narkoba sekaligus direktur yayasan Tenjo Laut yang bergerak dibidang rehabilitasi narkoba, Juju menjelaskan pentingnya rehabilitasi. 

Menurutnya, selama ini masyarakat masih merasa canggung untuk melaporkan diri bila keluarganya ada yang menjadi penyalahguna. Padahal hal ini dijamin gratis dan dilindungi oleh Undang-Undang selama ada niat dari diri sendiri dan belum tertangkap tangan oleh aparat. 

Sebagai pamungkas Agus Mulya selaku Kasi P2M menegaskan bahwa melepaskan diri dari narkoba tidaklah mudah. Selain menjalani rehabilitasi narkoba, mereka juga membutuhkan dukungan keluarga dan masyarakat agar dapat kembali menjalani hidup sehat dan produktif. (NK/BNNK-Kuningan/Rilis/Red)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: BNN Kuningan Siarkan P4GN Melalui RRI Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan