728x90 AdSpace

Update
11 Desember 2016

Kandang Domba Rasa Villa (Ala Sydney Australia, Ada di Kuningan!)

Ekspedisi Potensi Agropolitan Pasiragung (Bagian 1)

Suarakuningan.com, Hantara- Kamis siang (8/12) itu perjalanan ke Pasiragung, Hantara, dimulai. Kendaraan roda dua yang sudah fit kondisinya setelah terus berjalan jauh, dengan baik terus melaju dari ruang redaksi Mang Sukun ke jalan raya Garawangi. Setelah melewati terminal Lengkong, di salah satu bagian yang bercabang tiga, si kuda besi pun berbelok ke sebelah kanan, menuju Pasiragung yang tentu harus melewati bumi Pakembangan dan Ciniru terlebih dahulu. Di desa yang merupakan pemekaran dari Desa Citapen itu, Mang Sukun hendak melihat kegiatan agrobisnis yang tengah berkembang dengan mengunjungi Dompas Farm.

Di sepanjang jalan yang ternyata belum seluruhnya terjamah fasilitas optimal pemerintah itu, pelbagai pemandangan indah tersaji. Tidak hanya panorama aduhai rangkaian perbukitan saja yang dapat dinikmati, namun juga sawah-sawah terasering yang sangat rapi bak sawah-sawah serupa yang menjadi andalan pariwisata di Bali, juga sungai-sungai jernih yang mungkin hanya bisa dilihat di daerah-daerah yang masih asri ini.

Setelah melewati beberapa rangkaian jembatan, sejumlah bukit padat pepohonan, dan kota-kotak sawah yang indah, akhirnya kendaraan Mang Sukun pun tiba di Pasiragung. Disana, Kang Suhiman dan isteri sudah terlihat menunggu. Dengan senyum ramahnya, keduanya pun segera mengajak Mang Sukun untuk bercengkerama. Obrolan santai pun mengalir dengan renyah, seolah melupakan kondisi desa yang ternyata semakin gelap oleh kedatangan hujan. 

Ajakan yang Mengejutkan
Di tengah pembicaraan hangat yang dibarengi dengan kopi luwak dan kacang rebus gurih itu, isteri Kang Suhiman datang dan memberi saran yang awalnya terlihat janggal. Pasangan sang empunya rumah itu menyarankan agar obrolan itu dilanjutkan di kandang domba.

“Ayah, kenapa Mang Sukun-nya gak diajak ke kandang (domba) aja atuh?” tanyanya saat itu.

Jujur saja, mendengar kata “kandang” tersebut, apa yang terbersit di dalam dada Mang Sukun di sore gerimis itu langsung berbeda. Kesan kumuh, tempat yang tak terurus, penuh dengan kotoran, dan bau pun segera mengisi kepala. Mang Sukun sempat berniat menolak ajakan itu.

“Ouh iya ya, Mah. Ya sudah, hayu Mang Sukun kita ngobrolnya lanjut di kandang (domba) saya saja,” ajak Kang Suhiman dengan muka yang cerah.

Kang Suhiman (kiri) dan Kang Idi (kanan)
Ketika ajakan ramah itu sudah diungkapkan, rasa kurang nyaman Mang Sukun tentang ‘kandang’ segera dipendam dalam-dalam. Mang Sukun tidak ingin membuat Kang Suhiman kecewa dengan menolak ajakan hangatnya. Mang Sukun juga percaya, Kang Suhiman pasti punya alasan tersendiri kenapa mengajak Mang Sukun untuk bercakap-cakap disana.

Di tengah suasana gerimis yang amat tenang, dua sepeda motor pun meluncur dari rumah pemilik Dompas Farm itu ke arah perbukitan yang terletak di sebelah barat desa.

Kandang Domba Rasa Villa
Sesampainya di kandang domba milik Dompas Farm tersebut, segala bayang-bayang ‘aneh’ terkait kandang hilang seketika. Ya, hal itu terjadi karena semua kesan kurang mengenakan yang berhubungan dengan tempat dikembangbiakkannya hewan ternak itu tidak ditemukan di kandang milik Dompas Farm ini.

Jika biasanya kandang itu kotor dan kumuh, maka kandang milik usaha peternakan ini sangat bersih dan juga terawat. Bahkan terlihat apik seperti saung-saung milik rumah makan yang terkenal. Hamparan kandang ini pun sangat hijau dengan adanya rumput-rumput asri nan elok berpadu dengan cor semen serta batu kerikil yang tertata rapi. Suasana itu menjadi semakin nyaman karena wilayah tersebut sangat sejuk.

Kandang domba yang ada disini dibangun secara sejajar dengan membentuk huruf L, lalu di sisi lainnya terdapat bangunan saung yang ranjang istirahatnya terbuat dari anyaman bambu yang sangat apik. Karena didirikan di tanah yang lebih tinggi, maka hamparan lahan di sebelahnya bak tontonan alam yang menakjubkan, berisi pepohonan hijau yang sangat lestari.

Dengan lokasi strategis di atas sebuah bukit, dan dibarengi dengan bangunan yang sangat baik, maka tempat itu tidak berkesan seperti kandang, melainkan lebih mirip seperti rumah peristirahatan atau villa. Tapi, bangunan itu memang kandang domba namun dengan rasa villa.

Perlu diketahui pula bahwa Dompas Farm adalah peternakan domba yang dirintis oleh dua orang bersaudara asal desa setempat, yaitu Kang Suhiman dan Kang Idi Sarhidi. Usaha agribisnis ini memiliki fokus utama terhadap pembibitan (breeding) dan pembesaran (feedlot) domba.

Sadar bahwa usaha semacam ini bisa berkembang dengan melibatkan banyak orang, maka kedua bersaudara si empunya Dompas Farm ini mengajak pihak-pihak lain yang hendak mengembangkan bidang peternakan di Kuningan untuk bekerjasama. Untuk itu, para peminat bisa menghubungi Dompas Farm secara langsung di nomor 081905542989. (Dan/Soeradidjaja)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

1 komentar:

  1. Waduh ketinggalan zaman..nembe terang aya dompas farm.salam ah ka wargi sadaya.

    BalasHapus

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Kandang Domba Rasa Villa (Ala Sydney Australia, Ada di Kuningan!) Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan