728x90 AdSpace

Update
28 Februari 2017

Pa Amin, Bertahun Konsisten Tanam Singkong "raksasa" Mukibat



suarakuningan.com - Harapan untuk membangkitkan kembali pertanian di Kuningan ternyata masih terbuka lebar. Di kalangan petani, hidup sesungguhnya bukanlah diskusi dan perdebatan serta seminar, namun ujicoba praktek lapangan. Adalah Pa Amin (60) warga Kelurahan Purwawinangun yang konsisten bertanam singkong "raksasa" Mukibat bertahun-tahun.

Singkong (manihot esculenta) yang biasanya hanya sekira 3 - 5 kilogram per pohon, hasil buah tangan pa Amin (60) bisa mencapai 20 - 30 kg per pohon!

Keajaiban ini sebenarnya pernah dipamerkan di Kadugede Tahun 1986 saat kunjungan Mensos Nani Sudarsono, namun euphoria "ga makan nasi ya belum makan", rupanya sudah kadung tertanam bagi masyarakat Sunda yang sebelumnya mengkonsumsi umbi-umbian.

Mukibat petani desa Ngadiluwih Kediri, Jawa Timur yang berhasil meng-okulasi ( penyambungan ), batang ketela pohon biasa ( singkong ) dengan ketela pohon karet. Bukan dengan batang karet sepeti yang. Penyambungan dilakukan dengan singkong biasa sebagai batang bawah, sementara batang atasnya adalah singkong karet.

Pa Amin bukanlah sarjana pertanian, namun upayanya yang konsisten untuk terus mengembangkan kuantitas dan kualitas singkong Mukibatnya patut diacungi jempol.

"Dengan lahan 'hanya' satu bata! (14 meter persegi), minggu lalu saya panen 4 karung (lk 2 kwintal) dan harus nyewa angkot untuk membawa hasil panen dari kebun ke rumah. Malah, satu pohon harus dipanggul dua kali, saking beratnya," ujarnya.

Ditanya tentang penjualannya, setahun ini pa Amin tidak menjualnya ke pasaran, tetapi mengolahnya sendiri bersama sang istri membuat gemblong (ketempling).(dan)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Pa Amin, Bertahun Konsisten Tanam Singkong "raksasa" Mukibat Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan