728x90 AdSpace


 

Update
31 Maret 2018

Masihkan Mahasiswa Independen?



suarakuningan.com - Sebagai warga negara yang berusia 17 tahun atau telah menikah, setiap orang berhak untuk menentukan pilihan di Pilkada Serentak 2018. Begitu juga warga masyarakat dan mahasiswa yang tengah menimba ilmu di luar kota, semua berhak menentukan pilihannya di TPS tanggal 27 Juni mendatang.

Khusus kaum intelek akademisi bernama mahasiswa, terutama tergabung dalam organisasi kemahasiswaan, beragam tanggung jawab disandangnya. Mulai dari pengimplementasian Tri Dharma Perguruan Tinggi, tugas kampus, juga peran dalam perpolitikan di Pilkada Serentak 2018.

"Mahasiswa sebagai kaum akademis, diharapkan dapat pula berperan dalam mengawal kegiatan pemilihan serentak ini. Mulai dari edukasi kepada masyarakat, membantu menjembatani pemahaman masyarakat terhadap jalannya proses pilkada juga pengenalan program calon, misalnya. Untuk selanjutnya dapat turut memantau dan mengawasi jalannya pilkada serentak," demikian disampaikan Ketua KPUD Kuningan, Heni Susilawati yang hadir sebagai pembicara dalam Dialog Terbuka.

Acara yang diselenggarakan Forum Demokrasi Mahasiswa ini dihadiri belasan organisasi kemahasiswaan yang ada di Kuningan dan luar Kuningan. Bertempat di Gedung Wanita, Sabtu (31/03) acara dibuka oleh Plt. Bupati Dede Sembada, ST yang diwakili Plh. Ketua Badan Kesbangpol Kuningan, A. Djuanda.

Pada sesi awal, acara diisi dengan orasi mahasiswa dari beberapa organisasi mahasiswa. Kemudian dilanjutkan seminar dan dialog terbuka yang menguak pertanyaan, yang ditujukan kepada mahasiswa, Masihkah Mahasiswa Independen?(red)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Masihkan Mahasiswa Independen? Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan