728x90 AdSpace

Update
29 Maret 2018

Puisi: Derai di Penghujung Maret



Derai gerimis penghujung maret, seperti gerimis retorika bangsa ku...
Setiap kata meng-aku nasionalisme, ribuan kata-ribuan jenis nasionalisme...
Adakah mawar dibibir bangsa ku, tempat semai harum semerbak kedamaian negeri ku.

Tahun ini hujan membawa lindu, membekas duka dan air mata.
Tahun ini pula, derap langkah anak anak negeri begitu dinamis dan progresif.
Setiap langkah janjikan perubahan, tatanan baru untuk indonesia baru.
Tak bisakah kalian melangkah bersama?
Atau sampaikanlah dengan mawar, bukan dentuman atau ancaman.

Para pemimpin yang menghunuskan pedang
Hanya akan melahirkan generasi yang bersimbah darah.
Duduklah bersama dan bicaralah dengan secangkir robusca.
Demi kami, generasi yang baru mengenal indonesia.

Cijoho.

oleh: Mas Tio
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Puisi: Derai di Penghujung Maret Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan