728x90 AdSpace

Update
19 Februari 2020

Antara Sadar dan Dasar

oleh : Coach Ari (FB. Ari M. Ridwan) ( IG; @Ari M. Ridwan)
(Trainer Amco / Leadership Trainer / Kepala Bagian Pembinaan Pondok Pesantren Terpadu Al-Multazam / Konsultan Permasalahan Pelajar dan Pemuda / Trainer Muda Kuningan / Mahasiswa Semester Akhir Pasca Sarjana Uniku Prodi Magister Manajemen / Instruktur Senam Kebugaran / Penulis Buku “Kembali Kepada Fitrah” ) 

suarakuningan - Suatu waktu ada seorang siswa datang ke saya dan berkata, "Pa, kemarin ada yang mengatakan sesuatu yang tidak baik yang diarahkan ke bapak. Dia mengatakan anu dan anu." Memang sekilas terdengar kurang nyaman. Tapi jika kita sadar, apapun yang terjadi kepada kita hakikatnya netral. 

Tidak menyenangkan dan tidak juga menyakitkan. Tergantung respon kita dalam menghadapinya.
Saya sadar ketika saya merespon apa yang disampaikan oleh siswa tersebut dengan respon yang tidak baik, maka hasilnya pun akan tidak baik. Begitupun sebaliknya. Karena rumusnya adalah

                        Kejadian X Respon = Hasil.

Kejadian apapun, jika responnya baik maka hasilnya pun akan baik. Dan sebagai orang yang sadar, ketika kita dikatain sesuatu karena apa yang kita sampaikan atau lakukan baik, percayalah bahwa yang tidak suka dengan kebaikan hanyalah orang-orang yang belum baik.

Maka, saya respon informasi yang disampaikan oleh siswa tersebut dengan senyuman dan katakan, "Sebagai orang sadar, kita tidak usah merasa terganggu dengan perkataan yang tidak baik dari orang-orang yang dasar. Bukan berarti saya menjelekkan tapi ya dasar belum tahu ilmunya, jadi ngatain seperti itu. Dasar belum merasakan dampaknya, jadi selalu menyepelekan nasihat dan kebaikan yang disampaikan. Jadi keep calm and keep Istiqomah."

So, sebagai orang yang Alhamdulillah masih sadar (salah satu tanda sadar adalah ketika kita bisa memilih yang baik dan meninggalkan yang buruk) kita harus cerdas merespon apapun yang datang kepada kita. Karena boleh jadi disekitar kita banyak orang yang belum sadar karena dasar (rendah) nya keinginan mereka untuk terus belajar. 


Semoga dengan membaca ini, tidak menjadikan kita besar karena orang sadar mustahil merasa besar dan juga bisa terus mengajak dan memahamkan yang masih nyasar sebisa kita, semampu kita. Karena kita sadar bukan kita yang bisa mengubah orang lain tapi hanya dirinya sendiri dan Alloh lah yang bisa mengubahnya.

Tugas kita hanya menyampaikan kebenaran. Teruslah menggugah, biar Alloh yang mengubah.***

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

2 komentar:

  1. Apapun hasil yg kita dapatkan adalah tergantung dari respon kita terhadap suatu kejadian. Keren coach Ari.

    BalasHapus

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Antara Sadar dan Dasar Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan