728x90 AdSpace

Update
4 Oktober 2020

Warga Desa dan Babinsa Ancaran “Nyaungan” Makam Kuwu Mare

Suarakuningan.com – Keinginan warga masyarakat Desa Ancaran untuk “nyaungan” (membuat bangunan penutup areal) makam Mbah Kuwu Mare terwujud. Kegiatan renovasi diinisasi Babinsa Desa Ancaran, Pelda Edi Rosadi dan didukung oleh pemerintahan desa ini dimulai Ahad (4/10).

Edi mengatakan, “kami melakukan renovasi didasari keinginan sebagian  warga yang melihat kondisi Makam Mbah Kuwu Mare (Kuwu Pertama Desa Ancaran) saat ini. Dimana kondisi makam kurang terurus dan kurang nyaman. Sebelumnya, kami juga membersihkan dan memelihara makam-makam yang diakui masyarakat sebagai makam keramat dan leluhur.”

“dan Mbah Kuwu Mare sangat dikenal terutama daerah Jawa dan Cirebon banyak peziarah yang mengunjungi makam beliau.  Melihat kondisi makam yang kurang nyaman untuk peziarah, kami melakukan renovasi. Tujuan kami ingin menghargai dan  menghormati sesepuh Desa Ancaran, agar nyaman bagi setiap para peziarah,” ujarnya. 

“Mudah mudahan  dengan adanya pemeliharan dan renovasi situs sejarah ini berharap anak cucu kami nantinya bisa mengenal sejarah desanya sendiri,” tambahnya.

Berita lainnya: Di Ancaran Peta Desa Dibuat Tahun 1727 Masehi

Di tempat terpisah, Kepala Desa Ancaran melalui Sekretaris Desa, Ade W. Hakim menyampaikan bahwa Pemerintah Desa menyambut baik gagasan dari masyarakat dan inisiatif dari Babinsa Desa Ancaran untuk merenovasi makam Mbah Kuwu Mare yang merupakan Kepala Desa pertama di Desa Ancaran.

“Hal ini merupakan langkah bersama untuk melestarikan sejarah Desa Ancaran yang berdiri sejak tahun 1727. Ke depannya, Pemerintah Desa berencana untuk memugar seluruh makam mantan Kepala Desa Ancaran dan menjadikannya sebagai salah satu situs bersejarah desa,” pungkasnya.

Sekilas tentang kisah Kuwu Mare: Desa ancaran terbentuk tahun 1727 dengan Kepala Desa Pertama diberi mandat langsung oleh Mbah Kuwu Sangkan Cirebon Girang dengan bukti Surat Keputusan (SK) Kuno yang dibungkus kain putih dan ditempatkan dalam bumbung bambu, sampai sekarang masih terpelihara baik sebagai estafet bukti sejarah SK dari Kuwu ke Kuwu selanjutnya dimulai dari Kuwu Mare yang menduduki jabatan Kepala Desa selama 60 tahun sejak tahun 1927 sampai tahun 1787. (https://id.wikipedia.org/wiki/Ancaran,_Kuningan,_Kuningan).(red)


  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Warga Desa dan Babinsa Ancaran “Nyaungan” Makam Kuwu Mare Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan