Hot News
2 Juli 2022

Menyambut Cahaya (05): Tujuan dan cita cita

 


sebelumnya: Menyambut Cahaya (04): "Berkata atau Diam ?"


Eli Solihati

Pengajar SDIT Riyadlul Huda - Kuningan


Gagal dalam perencanaan, sama dengan merencanakan kegagalan. Itulah statement yang pernah saya dengar dari seorang motivator. Memang ada banyak hal dalam hidup yang berupa rencana2 atau cita2 yang ingin di capai seseorang. Bagi sebagian orang adanya rencana dan cita2 itu membuat hidup lebih terarah, penuh perhitungan, dan tidak sembarangan. Adanya target2 yang harus di capai membuat waktu berjalan tertuju sasaran.

Adanya persiapan dlm perencanaan mutlak di perlukan jika tak ingin gagal dan berantakan.  Ilmu dan pengetahuan juga adalah bagian penting dari matangnya sebuah perencanaan. Setidaknya itulah langkah2 yg di perlukan. Namun kemudian jika berkaca dari pengalaman dan kisah banyak orang di luar sana, sepertinya sangat penting  menanamkan dalam hati bahwa, ada faktor lain yang bisa sangat berpengaruh pada keberhasilan ataupun kegagalan rencana seseorang. Ada yang di sebut Qodarulloh atau Taqdir. Bahwa segala sesuatu yang terjadi itu sudah di tentukan hasil dan gagalnya. Tentu hal ini tidak lantas menjadi dalil untuk tidak punya rencana dan cita2, tapi ini jadi penguat keyakinan dalam hati bahwa ada Kuasa sang Maha Kuasa yang selalu harus di jadikan kekuatan bersandar penuh padaNYA.


Seperti Firman Alloh :

" Sesungguhnya Alloh tidak akan merubah keadaan satu kaum, sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri"

(Qs, ar Ra'du ;11)


Dari ayat ini jelas bahwa walaupun Alloh telah menentukan taqdir bagi mahluk, tapi mahluk di berikan keleluasaan bahkan di haruskan untuk berusaha merubah dan merancang takdirnya sendiri. Dan ini jelas terkait dengan cara dan keinginan kaum tersebut untuk berusaha mendapatkan apa yang baik dan di cita2 kan dengan perencanaan yang baik pula.

Semua ini tentu menguatkan keyakinan kita untuk tetap berusaha yang terbaik, ber rencana yang terbaik, lebih kuat dalam hati keyakinan bahwa ada Dzat yang maha hebat, yang telah membuat kita melakukan yang baik, bahwa kita bukan apa apa, dan bukan siapa siapa tanpa Dia.

Tujuan hidup yang jelas, perencanaan yang matang langkah yang seimbang sesuai kapasitas diri, dan hati yang tertambat penuh kepada yang Maha Kuasa. Dan penting di ingat pula bahwa pencapaian dan hasil dari seseorang pasti berbeda satu dan lainnya, yang terpenting adalah Alloh melihat usaha dan upaya orang tersebut. 

Yuu....kejar cita2 dan tujuan Mulia dengan cara yang mulia.


Wallohu A'lam


  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Menyambut Cahaya (05): Tujuan dan cita cita Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan