Hot News
7 Agustus 2026

Lagu, Kuis, hingga “Pohon Ungkapan”, Bagaimana KKN 94 Ajarkan Siswa Lawan Bullying?

 


Cimanggu, 7 Agustus 2026, Edukasi tentang bahaya bullying dikemas secara interaktif oleh Program KKN 94 Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung Desa Cimanggu Dusun 1 di SDN Cimanggu 01. Siswa kelas IV, V, dan VI tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai perundungan, tetapi juga diajak berdiskusi, bernyanyi, mengikuti kuis, hingga menyampaikan komitmen untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan saling menghargai.

Ketua Bidang Pendidikan KKN 94 Rajwa Aulia Ramadhan memaparkan, "Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memberikan pemahaman kepada siswa mengenai bentuk-bentuk bullying, dampak yang ditimbulkan, serta langkah yang dapat dilakukan ketika mengalami atau melihat tindakan perundungan. Pemilihan siswa kelas tinggi dilakukan berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru serta kepala sekolah yang menunjukkan perlunya edukasi mengenai bullying pada kelompok usia tersebut."

 


Dalam kegiatan tersebut, materi disampaikan melalui ceramah interaktif yang dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Para siswa diajak mengenali bahwa bullying tidak hanya berupa tindakan fisik, tetapi juga dapat muncul dalam bentuk ejekan, hinaan, pengucilan, ancaman, hingga perundungan melalui media sosial.

Untuk membangun empati, pemateri juga mengajak siswa merefleksikan pengalaman mereka melalui pertanyaan mengenai perasaan ketika diejek, dimusuhi, atau dipukul oleh teman. Dari pembahasan tersebut, siswa diperkenalkan pada berbagai dampak perundungan, mulai dari rasa sakit secara fisik hingga perasaan sedih, marah, malu, cemas, dan keengganan untuk bersekolah.


 

Edukasi kemudian dilanjutkan dengan enam langkah sederhana dalam menghadapi bullying. Siswa diajak untuk berani mengatakan “Berhenti, jangan suka ngebully!”, melaporkan tindakan perundungan kepada guru atau orang dewasa, menjauhi teman yang suka menyakiti, membantu teman yang menjadi korban, mengajak korban bermain bersama, serta membangun kebiasaan saling menyapa, berbagi, dan menghargai perbedaan.

Suasana kegiatan semakin meriah melalui nyanyian “Lagu Stop Bullying” dan “Tepuk Anti Bullying”. Setelah itu, siswa mengikuti kuis berhadiah untuk menguji pemahaman mereka sebelum bersama-sama mengucapkan “Janji Kita” sebagai bentuk komitmen untuk tidak menjadi pelaku maupun penonton ketika terjadi perundungan.

Salah satu kegiatan yang menjadi bagian refleksi siswa adalah Pohon Ungkapan. Dengan menggunakan sticky note, siswa menuliskan perasaan, harapan, maupun janji mereka berkaitan dengan perilaku anti-bullying. Hasilnya menunjukkan respons positif dari para peserta. Sejumlah siswa menuliskan komitmen untuk tidak lagi memanggil teman dengan sebutan ejekan, saling menyayangi, serta menciptakan suasana kelas yang rukun.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Program KKN 94 Desa Cimanggu Dusun 1 berupaya menanamkan pemahaman bahwa mencegah bullying bukan hanya tentang tidak melakukan perundungan, tetapi juga berani membantu dan mendukung teman yang menjadi korban. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran siswa untuk membangun lingkungan sekolah yang aman, kondusif, dan saling menghargai.

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Lagu, Kuis, hingga “Pohon Ungkapan”, Bagaimana KKN 94 Ajarkan Siswa Lawan Bullying? Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan