728x90 AdSpace

Update
26 November 2016

H Amin Santono Gandeng Bank Mandiri Sosialisasi KUR di Uniku






suarakuningan - H. Amin Santono.S.Sos.MM Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Komisi XI Daerah Pemilihan Kab. Kuningan, Ciamis, Pangandaran dan kota Banjar yang membidangi sektor perbankan dan keuangan dalam hal ini mitra kerja kami adalah Bank Indonesia, Kementrian Keuangan RI, BPK, BPKP, BPS dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menyampaikan “biasanya usaha yang sudah berjalan akan membuka cabang lainnya, atau pengusaha akan bikin perusahaan baru lagi dan akan semakin banyak badan usaha yang membayar pajak, dan terutama untuk kalangan mahasiswa diperlukan ketrampilan usaha sejak dini menghadapi persaingan yang semakin ketat di era masyarakat ekonomi Asean (MEA)”

Pada bagian lain, H. Amin menghimbau, “Jangan berniat menjadi PNS, anggaran negara terbatas untuk membiayai jumlah pegawai, tanpa peran pengusaha dan pelaku ukm, pendapatan negara akan menjadi stagnan.”

Hal tersebut disampaikan H. Amin Santono saat SOSIALISASI PENGEMBANGAN USAHA MELALUI PENGAJUAN KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) BANK MANDIRI, di Aula Uniku Kampus I, Sabtu (26/11).

Hadir pada kesempatan tersebut, Anggota DPRD Komisi V Fraksi Partai Demokrat Ibu Hj. Yoyoh Rukiyah. S.Tr.Keb., Perwakilan dari Bank Mandiri, Pimpinan Kantor Wilayah Bank Mandiri Jawa Barat atau yang mewakili, Perwakilan Kantor Wilayah Bank Mandiri Cirebon, Bupati Kuningan H. Acep Purnama. SH. MH diwakili Staf Ahli Bupati Drs. Ucu Suryana, M.Si., Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPINDA) Kab. Kuningan, Rektor Universitas Kuningan (Uniku)

Ratusan peserta sosialisasi terdiri dari Pemerintahan Kecamatan, Desa,Pengurus BUMDES, Akademisi, Praktisi Perbankan, Pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM), para Aktivis Organisasi Internal dan Eksternal Kampus, segenap civitas Akedemi Universitas Kuningan dan Undangan masyarakat.

H. Amin menjelaskan, Dalam rangka pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi (UMKMK), penciptaan lapangan kerja, dan penanggulangan kemiskinan, Pemerintah telah menerbitkan Paket Kebijakan yang bertujuan meningkatkan Sektor Riil dan memberdayakan UKMK. Kebijakan pengembangan dan pemberdayaan UMKMK mencakup: Peningkatan akses pada sumber pembiayaan; Pengembangan kewirausahan; Peningkatan pasar produk UMKMK; Reformasi regulasi UMKMK.

Upaya peningkatan akses pada sumber pembiayaan antara lain dilakukan dengan memberikan penjaminan kredit bagi UMKMK melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). Pada tanggal 5 November 2007, Presiden meluncurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR), dengan fasilitas penjaminan kredit dari Pemerintah melalui PT Askrindo dan Perum Jamkrindo. Adapun Bank Pelaksana yang menyalurkan KUR ini adalah Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BTN, Bank Syariah Mandiri, dan Bank Bukopin.

Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah kredit/pembiayaan yang diberikan oleh perbankan kepada UMKMK yang feasible tapi belum bankable. Maksudnya adalah usaha tersebut memiliki prospek bisnis yang baik dan memiliki kemampuan untuk mengembalikan. UMKM dan Koperasi yang diharapkan dapat mengakses KUR adalah yang bergerak di sektor usaha produktif antara lain: pertanian, perikanan dan kelautan, perindustrian, kehutanan, dan jasa keuangan simpan pinjam.

Penyaluran KUR dapat dilakukan secara langsung dan tidak langsung, maksudnya UMKM dan Koperasi dapat langsung mengakses KUR di Kantor Cabang atau Kantor Cabang Pembantu Bank Pelaksana. Untuk lebih mendekadatkan pelayanan kepada usaha mikro, maka penyaluran KUR dapat juga dilakukan secara tidak langsung, maksudnya usaha mikro dapat mengakses KUR melalui Lembaga Keuangan Mikro dan KSP/USP Koperasi, atau melalui kegiatan linkage program lainnya yang bekerjasama dengan Bank Pelaksana.

Apa Benang Merah antara  Bank dan UKM? Peran bank dalam mengembangkan UKM (Usaha Kecil Menengah) jelas cukup penting. Bank sendiri merupakan suatu lembaga yang bergerak pada jasa keuangan. Lembaga ini dibutuhkan masyarakat dalam kaitannya dengan penyediaan dana modal untuk keperluan pengembangan usaha yang tengah dijalankan. Kira-kira dari mana sumber dana yang dimiliki oleh bank?  Sumber dana bank tidak lain berasal dari masyarakat.

Umumnya masyarakat yang memiliki dana lebih memilih untuk menyimpan dana yang diperoleh di bank dengan alasan keamanan atau karena ingin mendapat kesempatan merebut hadiah undian. Dana dari masyarakat tersebut oleh bank diolah sebagai produk tabungan. Tabungan milik masyarakat itulah yang kemudian disalurkan sebagai kredit bagi masyarakat yang membutuhkan baik untuk keperluan produktif atau konsumtif. Pemberian kredit ini pun harus terus dilakukan supaya terjadi perputaran dana yang kelak harus dikembalikan lagi kepada masyarakat yang menginvestasikannya.

Pembicara lain pada sosialisasi, Branch Manager Bank Mandiri Kuningan, Luluk Bambang SWA memaparkan secara tuntas produk-produk KUR Bank Mandiri. Suasana sosialisasi dihangatkan oleh motivator H. Nurul Qomar.(Dan)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: H Amin Santono Gandeng Bank Mandiri Sosialisasi KUR di Uniku Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan