728x90 AdSpace

Update
7 Juli 2017

Partai Politik Sekarang Kurang Diminati Birokrat?



suarakuningan.com - Beberapa Kabupaten/Kota diseluruh Indonesia tak terkecuali di Jawa Barat tahun 2018 akan memasuki tahun Politik, beberapa Kabupaten/Kota akan melaksanakan pesta demokrasi berupa pemilihan Bupati/Wali Kota termasuk Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur yang akan berlangsung secara serentak bersama Pilkada/Pilwalkot.

Khusus di Kabupaten Kuningan yang sekarang suasananya sudah mulai menghangat dimana para kandidat dari berbagai partai Politik sudah mulai nampak bermunculan walau baru sebatas lewat baligo, spanduk dan banner.

Melihat fenomena yang terjadi, praktisi hukum yang juga pengamat politik Kuningan, Abdul Haris SH. menyampaikan tanggapannya terkait persoalan politik tersebut.

Haris biasa orang memanggilnya, menyampaikan pendapatnya kepada @mang sukun pada hari Jum`at (7/7) ketika ditemui di Kantor KONI, Komplek Stadion Mashud Wisnu Saputera sesaat sebelum mengikuti acara pelepasan tim sepak bola U-15 oleh Bupati Kuningan H. Acep Purnama SH. MH., ke kejuaraan Haornas Tingkat Provinsi Jawa Barat yang akan berlangsung di Bekasi.

Haris merasa prihatin melihat perkembangan Partai Politik yang ada di Kuningan, daya minat kaum birokrat terhadap Parpol sekarang mengalami penurunan. "Itu dilihat dari tidak adanya pejabat yang menjelang pensiun atau yang sudah pensiun berani maju sebagai kandidat baik melalui Parpol maupun perseorangan. Padahal banyak para pejabat yang mempunyai nama besar dan layak untuk memimpin Kuningan, baik untuk Bupati maupun untuk Wakil Bupati," ujarnya.

"Ini harus menjadi kajian bagi Pimpinan Parpol ada apa yang terjadi. Pilkada yang lalu masih ada dari kalangan birokrat yang nendaftar ke Partai Politik walau tidak ada yang di rekomendasi, atau memang sekarang tidak adanya kalangan eksekutif yang mencalonkan itu karena sudah tahu bahwa mereka hanya akan jadi korban akibat partai hanya memberikan rekomendasi kepada kader partai murni? Itu juga bisa jadi alasan," tutur Ketua Komdis PSSI tersebut.

Lebih jauh Lawyer Kondang itu menambahkan bahwa untuk Bupati nampaknya Pa Acep Purnama masih di atas. Sekarang yang jadi perhatian adalah untuk posisi Wakil Bupati siapa yang bisa mendampingi Bupati dengan mempunyai keahlian yang mumpuni terutama di bidang lobi - lobi ke pusat dan tahu birokrasi.

Menurut Haris, Kuningan kedepan harus mempunyai Wakil Bupati yang pandai tapi tidak over alias masih bisa menjaga kerukunan dengan Bupati. Jangan sampai terjadi seperti di daerah lain antara Bupati dan Wakil Bupati terus menerus perang dingin yang akhirnya kemajuan daerah tidak bisa di raih. Kalau terjadi seperti itu maka Pilkada dianggap gagal dan uang puluhan milliar yang di pergunakan untuk biaya Pilkada seperti terbuang percuma. 

Untuk itu dirinya mengajak kepada seluruh steakholder untuk menjadikan Pilkada sebagai langkah perbaikan, kalau dirasa kemarin ada kekurangan maka pemilu yang akan datang saatnya kita melakukan perbaikan, kenali para kandidat Bakal calon dari sudut kemampuan me-manage pemerintahan, bukan hanya tongkrongan di baligo atau banner.(Jon's)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Partai Politik Sekarang Kurang Diminati Birokrat? Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan