728x90 AdSpace

Update
11 Februari 2018

Oase Para Bidadari di “Kamus Gemar” 2018 Kuningan



suarakuningan.com - Kajian Muslimah Gerakan Menutup Aurat (GEMAR) 2018 merupakan acara puncak dari serangkaian Acara Gerakan Menutup Aurat (GEMAR) yang diantara rangkaian tersebut adalah Lomba Foto Hijrah Hijab Syar’i. Kajian Muslimah ini diadakan pada hari Ahad (11/2) yang mengusung tema “Ku Tunggu Syar’imu”. 

Acara ini diadakan di Masjid Agung Syi’arul Islam Kota Kuningan yang dihadiri oleh berbagai peserta (muslimah) wilayah Kuningan, Cirebon dan kota-kota lainnya, serta dilengkapi dengan stand-stand dari berbagai sponsor acara. Sehari ini Masjid Syiarul Islam dipenuhi ratusan “bidadari” berhijab dari beragam kalangan dan usia, bak oase muslimah di kepadatan acara Car Free Day di sekitarnya.

Gerakan Menutup Aurat (GEMAR) merupakan kegiatan yang dilandasi atas aktifitas dari berbagai komunitas/organisasi muslimah yang ada di kota Kuningan seperti Peduli Jilbab, ODOJ, BKPRMI, Akfar Muhammadiyah, IMM, LDK Al-Ihya, Cakep, KAMMI, dan ANN Kuningan untuk meminimalisir maraknya kegiatan Hari Valentine yang tidak ada dalam ajaran Agama Islam.

Acara dimulai dengan pembukaan dari MC diikuti dengan tilawah bersama. Dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Pelaksana yaitu Ima Rismalawati, S.ST. Dalam acara ini, kajian muslimah dibagi kedalam dua sesi disertai dengan sesi tanya jawab dengan narasumber. Pada sesi pertama, kajian muslimah diisi oleh Meyda Sefira, ST yang merupakan Duta Lingkungan PRISMA (Perkumpulan Remaja Islam Masjid) At Tin, Brand Ambassador Aksi Cepat Tanggap, Duta Earth Hour Bandung 2014, Founder Hujan Safir Community, dan pemain film dengan karya-karya yang sering digunakan adalah karya Kang Abik yang menyampaikan materi tentang “Muslimah Syar’i”. 

Sesi kedua diisi oleh Maryam Qonita, S.Psi dari Founder Open Access Indonesia, Member Open Access Asia, Member Open Conference International, Vice President EdConex (Education & Connect), Sekretaris LSM Satu Hati, dan pernah menjadi Nominator 120 under 40 pemimpin dunia oleh Bill & Melinda Gates Foundation dan Johns Hopkins Bloomberg School yang menyampaikan seminar dengan tema “Muslimah Produktif”. 

Dalam kesempatan tersebut, Meyda mengungkapkan rasa senangnya menghadiri kegiatan ini. “Saya selalu senang jika diundang ke acara kajian untuk berbagi ilmu dan mengajak dalam kebaikan,” ujarnya.

Meyda memberikan tips berhijab syar'i : yakni 1). Tetap percaya diri dengan penampilan kita yang syar'i; 2). Senantiasa berdo'a kepada Allah agar dijaga hidayahNYA, serta 3). Berkumpul dengan orang orang yang sholeh.

Meyda juga berpesan kepada muslimah kuningan agar jangan bosan menuntut ilmu karena bayangkan jika kita beriman tanpa berilmu, akan ada orang yanng bilang fanatik, munafik. Maka iman, ilmu, amal senantiasa terintegrasi sehingga kita bisa menjadi muslim yang sesungguhnya dan mudah"an bisa mengaplikasikan islam secara kaffah

Di awal dan akhir sesi dilakukan pembagian doorprize dan pengumuman pemenang lomba foto terbaik dengan beberapa juara dan kategori. Untuk pemenang lomba foto hijrah hijab syar’i dimenangkan oleh (1) @ansukma. (2) @sitichusnul. (3) @aysfatimah. dengan masing-masing juara 1, 2 dan 3 dinilai berdasarkan kualitas dan isi foto bernuansa hijrah terbaik, like terbanyak dan caption hijrah yang menyentuh. Untuk juara harapan (1) @tiien.kh dan (2) @retanur dengan caption hijrah yang menarik.(Fetty Aulia Sabatini, S.Kom /Humas Gemar Fokusku/red)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Oase Para Bidadari di “Kamus Gemar” 2018 Kuningan Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan