728x90 AdSpace

Update
14 Februari 2020

Peran dan Tugas Ulama


Refleksi Jelang Musda MUI Kabupaten Kuningan 2020 

Drs. KH. Dodo Syarif Hidayatullah, MA;
(Ketua MUI Kabupaten Kuningan juga Pembina DKM Masjid Agung Syiarul Islam Kuningan)



Hadits Nabi saw mengatakan: "Ada dua golongan manusia, apabila keduanya baik, baik pula seluruh umat manusia; Apabila rsak keduanya, maka rusaklah seluruh umat manusia. Keduanya adalah Ulama dan Umaro".


Yang saya fahami dari Hadits tersebut, bahwa Ulama dan Umaro adalah dua unsur bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.Keduanya tidak bisa dipisahkan satu dengan lainnya, bahkan tidak boleh yang satu lebih tinggi dari yang lainnya, dalam kata lain "berdiri sama tinggi duduk sama rendah". 

Yang membedakan keduanya adalah tugasnya, MUI mengemban tugas sebagai warotsalul anbiya, yang mempunyai misi rohmatan lil-alamin, amar makruf nahyi munkar, melayani dan menjaga umat serta menjadi mitra umaro. Sementara itu umaro juga mengemban tugas melayani umat dalam kaitannya dengan bernegara dan berbangsa, serta mengurus dan menjaga Negara dari segala gangguan. 

Karena itu, tugas ulama adalah melayani umat dan mitra pemerintah. Keduanya ibarat rel Kereta Api yang sudah diatur arah jalannya, keduanya memanjang beriringan, saling menopang dan saling menguatkan sehingga nyaman bagi kereta dan penumpang yang berada di atasnya.

Tantangan MUI Ke Depan:

  • Seiring dengan kemajuan teknologi dan informasi melaui Media Sosial, telah terjadi pergeseran nilai dalam tatanan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara bahkan beragama. Masalah pun semakin kompleks, umat pun dibuat bingung dan sensitive, hidup semakin tidak nyaman, rasa aman pun sulit diprediksi jaminannya.
  • Banyak bermunculan faham yang salah atau salah dalam memahami agama, akibatnya terjadi distorsi pemahaman agama, maka muncullah aliran-aliran yang mendakwakan diri sebagai aliran yang benar dan merasa paling benar.
  • Era keterbukaan dapat berdampak negative pada karakter dan sikap masyarakat dalam kehidupan sosial, akibatnya masyarakat menjadi individual dan sensitive. Hal ini menuntut kerja keras dan ikhlas dari para ulama untuk pembimbingan umat.


Harapan MUI ke Depan:

  • Pengelolaan organisasi MUI ke depan harus ditangani secara professional dengan manajemen yang baik dan program yang terukur, jelas dan terjangkau, sehingga mudah dievaluasi capaiannya secara periodic. 
  • Mengingat masalah umat semakin kompleks, tantangan terhadap agama dan umat semakin nampak , maka MUI harus dikelola secara profesional, dilengkapi dengan infra struktur yang memadai, memiliki gedung kantor MUI yang permanen dan menjadi kebanggaan semua. 
  • MUI sebagai Khodimul Ummah, maka MUI ke depan harus semakin terbuka lebar untuk umat berkonsultasi dan berkoordinasi, dari mana pun datangnya, dari ormas Islam apa pun, MUI bagaikan terminal tempat beraneka ragam kendaraan berkumpul, senang rasanya bila semua komponen umat Islam bisa berkumpul bersama di MUI, bisa saling sambung dan mencerahkan, walau berbeda kita tetap nyambung, keberbedaan tak membuat terputusnya silaturrahim. 
  • Peran MUI sebagai Khodimul Ummah , maka MUI harus semakin mantap mengayom umat, khususnya umat Islam. Menjaga umat dari akidah yang menyimpang, dan dari pemikiran di luar ajaran Islam yang kini semakin menantang secara terang-terangan,”.
  • Ke depan, MUI Kuningan harus berani melakukan terobosan-terobosan dalam mencerdaskan umat, terutama dalam bidang pendidikan dan dakwah, seperti mengadakan pendidikan kader ulama dan mengadakan seminar nasional bahkan internasional, tentang berbagai issu keagamaan. Di kita ada banyak potensi yang mumpuni keilmuannya untuk ditampilkan sebagai narsum internasional mendampingi narsum dari luar. 

Penutup

  • Hari ini kita boleh bermimpi, tapi paska Musda, pengurus MUI tidak boleh lagi bermimpi-mimpi, semua harus punya komitmen yang sama, segera aksi mewujudkan mimpi-mimpinya.
  • Semua itu tergantung dari komitmen pimpinan dan jajaran pengurus MUI yang akan datang. Semoga Musda ke IX sekarang ini menghasilkan kemaslahatan untuk semua. 
  • Jika dalam Musda ini saya mendapatkan amanah untuk menjadi Ketum MUI Kabupaten Kuningan, In Syaa Allah, dengan mengucap Bismillahirrahmaanirrahim dan niat ibadah lillahi Ta'ala, saya harus siap mengembannya.***
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Peran dan Tugas Ulama Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan