728x90 AdSpace

Update
24 Maret 2020

Ketika Corona Melanda Buka Mata Pasang Telinga

Karena Dunia Sedang Tidak Bercanda 

Penulis : Muhamand Haikal Falkih
Mahasiswa Jurusan Tadris IPS IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Seperti yang sudah diketahui semua baru-baru ini terhitung sejak memasuki awal tahun baru sebuah virus mematikan dengan cepat datang dan menyerang. Menjadikan sebagian masyarakat ada yang tegang dan terkekang dan herannya  ada pula yang santai dengan sebuah rutinitas yang aduhai. 

Virus Corona namanya atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 sebuah virus yang sekarang ini terkenal seantero dunia karena efeknya yang  sangat luar biasa yang menyerang sistem pernapasan dan menyebabkan seseorang sesak nafas, pneumonia akut, hingga sampai yang paling parah yaitu bisa berujung ke kematian. Penyakit karena infeksi ini biasa disebut juga dengan Covid-19. Penyakit ini bisa  menyerang kepada siapa saja tidak mengenal wanita atau  pria, muda maupun tua semua bisa terjangkit virus ini.

Gejala yang ditimbulkan oleh virus ini biasanya demam, flu, batuk, suhu badan meningkat drastis dan sesak nafas. Gejala-gejala tersebut sebenarnya biasa namun yang menjadi ciri khas seseorang yang terkena dari virus tersebut juga selain gejala-gejala yang telah disebutkan ada gejala-gejala tambahan misalnya seseorang tersebut mengalami sakit kepala, sakit tenggorokan, diare, mual dan muntah-muntah. 

Virus yang diduga pertama kali ini berasal dari negeri tirai bambu yaitu China tepatnya dikota Wuhan ini sangat cepat sekali untuk penyebaranya dari yang tadinya hanya di China tetapi sekarang sudah menyebar ke beberapa negara diantaranya Italia, Amerika, Saudi Arabia dan lainnya dan bahkan bahkan sekarang masuk ke negara  kita tercinta yaitu Indonesia.

Indoneisa yang tadinya diam-diam saja ternyata merasakan dampak dari virus tersebut dan bahkan sudah ada bebrapa kasus kematian di negara kita tercinta ini yang tidak sedikit jumlahnya. Sangat miris bukan dan sangat perlu dikhawatirkan bagi kita semua yang peduli terhadap kesehatan. Pemerintah dari berbagai negara telah berusaha menjaga dan memelihara stabilitas negara agar tidak terkena virus corona namun masih saja ada yang terkena dampak dari virus corona bahkan melakukan lockdown sini sana, itu semua dilakukan hanya untuk melindungi negaranya dan warganya dari wabah yang saat ini menjadi pandemi dunia.

Indonesia semestinya  perlu sangat-sangat  khawatir juga akan virus ini karena beberapa kasus di Indoneisa sendiri sangat banyak jumlahnya bahkan pada saat ini tercatat pada tanggal 24 Maret 2020 sudah menembus angka  400 an lebih orang yang terkena virus corona dan 45 lebih kematian terjadi di Indonesia akibat virus Corona merupakan tingkat kematian tertinggi dari beberapa negara yang terjangkit lainnya  .

Sekali lagi saya katakan sangat miris sekali bukan, begitu cepatnya virus yang sekarang menjadi pandemi ini menyebar dan menular sehingga menyebabkan perasaan menjadi ambyar bahkan nyawa-pun menjadi tiada guna karena ketika sudah terjangkit sangat sakit dan sulit dan siap-siap menghadapi keadaan yang pahit.

Kenapa tingkat kematian di Indonesia begitu tinggi  dibanding negara-negara asia tenggara lainnya yang terjangkit  tinggi karena banyak dari warga kita masih ada yang menyepelekan wabah ini tidak mendengarkan apa kata pemerintah yang telah melakukan upaya-upaya pencegahan dari wabah menyakitkan ini  dan kadang acuh dalam menghargai tenaga medis yang sekarang berjuang saat ini yang rela meninggalkan keluarganya demi mengobati dan membantu para pasiennya 

Rasulullah SAW pernah berbicara kepada sahabatnya “Jika kamu mendengar wabah disuat wilayah,maka janganlah kamu memasukinya. Tapi jika terjadi di tempat kamu maka jangan tinggalkan tempat itu”. Artinya ketika kita mendengar dan mengetahui suatu wabah atau penyakit yang menjadi permasalahan dan menjadi pandemi sekarang, jangan sesekali untuk memasuki wilayah tersebut karena bisa tertular.

Dan ketika itu terjadi di wilayah yang kita tinggali maka janganlah tinggalkan tempat yang kita tinggali dengan bepergian keluar wilayah sehingga dapat menularkan wabah tersebut, intinya kita saling melindungi agar segera teratasi bukan kesana kesini dengan happy dan wajah berseri-seri apalagi liburan karena memanfaatkan kesempatan.

Ayolah kawan semua mulai sadarlah dan  membuka matalah, pasang telinga kita dunia ini sedang tidak bercanda. Mulai membuka mata dengan melihat apa yang sekarang terjadi realitanya, mulai mendengarkan dan mempraktikan apa-apa yang menjadi upaya pemerintah dalam mencegah penyakitnya dan wabahnya, mulai meninggalkan tradisi makanan jatuh masih bisa dimakan sebelum lima menit itu keliru dan tidak patut untuk ditiru. 

Masalah ini juga bukan karena pimpinan Sunda Empire ditahan sehingga tatanan Negara menjadi rusak dan berantakan bukan seperti itu kawan karena saat ini dunia sedang tidak bercanda.

#tetapdirumah
#jagapolahidup
#berdoadanikhtiar
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

2 komentar:

Silahkan Berkomentar...
- Harap sesuai dengan Konten
- Mohon Santun
Terimakasih Telah Memberikan Komentar.

Item Reviewed: Ketika Corona Melanda Buka Mata Pasang Telinga Rating: 5 Reviewed By: SuaraKuningan